Breaking News
light_mode
Trending Tags

Berawal dari Senggolan Motor, Cekcok Berujung Warga Banyuasin Meninggal Dunia

  • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
  • visibility 53
  • comment 0 komentar

BANYUASIN — Jajaran Polres Banyuasin, Polda Sumatera Selatan, mengamankan seorang anak yang berhadapan dengan hukum terkait dugaan tindak kekerasan yang mengakibatkan seorang warga meninggal dunia di Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin. Terduga pelaku diamankan kurang dari 24 jam setelah peristiwa terjadi.

Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B-21/IX/2026/Sumsel/BA/Sek BA 1 tertanggal 11 September 2026. Korban berinisial L (59), seorang petani warga Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, meninggal dunia setelah mengalami luka akibat dugaan penusukan.

Peristiwa terjadi pada Kamis, 10 September 2026, sekitar pukul 17.30 WIB, di RT 028 Dusun II, Desa Merah Mata, tepat di depan Perumahan Grand Benua Residen (GBR I), Kecamatan Banyuasin I.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa tersebut bermula dari senggolan sepeda motor antara korban dan terduga pelaku. Perselisihan kemudian berkembang menjadi cekcok hingga terduga pelaku diduga menggunakan senjata tajam dan melukai korban.

Setelah kejadian, terduga pelaku meninggalkan lokasi. Sementara itu, seorang warga yang melintas menemukan korban dalam kondisi terkapar dan segera memberikan pertolongan dengan membawa korban ke rumah mantri desa setempat.

Karena kondisi luka yang cukup parah, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit PT Pusri. Namun, setelah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia oleh dokter rumah sakit. Pihak keluarga selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut kepada Polsek Banyuasin I.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reskrim Polsek Banyuasin I langsung melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan melacak keberadaan terduga pelaku. Hasil penyelidikan kemudian mengarah ke sebuah alamat di kawasan 32 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II, Kota Palembang.

Pada Jumat, 11 September 2026, sekitar pukul 11.00 WIB, Kapolsek Banyuasin I AKP Sugeng Sarwan, S.H., bersama Kanit Reskrim IPDA Eko Nopriyanto, S.H., dan personel Unit Reskrim berhasil mengamankan terduga pelaku di kediaman keluarganya.

Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui perbuatannya. Petugas juga mengamankan barang bukti berupa satu bilah senjata tajam jenis pisau dan satu buah baju berwarna putih yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Terhadap perkara tersebut, penyidik menerapkan ketentuan Pasal 466 KUHP dan/atau Pasal 458 KUHP sesuai hasil penyidikan. Mengingat terduga pelaku masih berusia di bawah 18 tahun, seluruh proses penanganan dilakukan dengan memperhatikan ketentuan Sistem Peradilan Pidana Anak serta prinsip perlindungan terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa jajarannya bergerak cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat hingga berhasil mengamankan terduga pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam.

“Kami mengapresiasi kecepatan tim Reskrim Polsek Banyuasin I yang berhasil mengungkap kasus ini dalam waktu singkat. Kami mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengedepankan kepala dingin dan menghindari kekerasan dalam menyikapi persoalan sekecil apa pun di jalan raya,” ujar Risnan.

Pengungkapan cepat tersebut menunjukkan respons Polres Banyuasin dalam memberikan kepastian hukum terhadap setiap tindak kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa. Proses penyidikan tetap dilakukan secara profesional dengan memperhatikan seluruh ketentuan hukum yang berlaku, termasuk ketentuan khusus karena terduga pelaku masih berusia anak.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Polda Sumsel tidak menoleransi segala bentuk kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa seseorang.

“Kami akan menindak tegas setiap pelaku kejahatan melalui proses hukum yang profesional dan sesuai ketentuan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengedepankan cara-cara damai dalam menyelesaikan persoalan, termasuk ketika terjadi perselisihan di jalan raya,” ujar Nandang.

Penyidik Polsek Banyuasin I selanjutnya masih melengkapi pemeriksaan saksi dan terduga pelaku, melakukan gelar perkara, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses hukum selanjutnya.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi dan menghindari tindakan kekerasan dalam menyelesaikan perselisihan. Setiap persoalan hendaknya diselesaikan melalui komunikasi yang baik maupun jalur hukum, sehingga keamanan, ketertiban, dan keselamatan bersama tetap terjaga.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mulan Jameela Tuai Kritik Usai Puji Pidato Prabowo Tak Bikin Ngantuk

    Mulan Jameela Tuai Kritik Usai Puji Pidato Prabowo Tak Bikin Ngantuk

    • visibility 193
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pernyataan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dari Fraksi Partai Gerindra, Mulan Jameela, menuai sorotan tajam dari warganet. Dalam sebuah unggahan di media sosial, Mulan memuji gaya pidato Presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang dinilainya tidak membosankan. “Pidatonya Pak Prabowo itu, ya Allah, enggak bikin ngantuk,” dikutip dari YouTube @lambeghibahh pada Minggu (17/8). Pujian […]

  • Bupati Landak Sanksi ASN yang Tak Hormati Upacara HUT RI

    Bupati Landak Sanksi ASN yang Tak Hormati Upacara HUT RI

    • visibility 193
    • 0Komentar

    Palembangglipp.com- Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, akan menjatuhkan sanksi tegas kepada aparatur sipil negara (ASN) yang menunjukkan sikap tidak disiplin selama upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI. Upacara tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Landak pada Minggu, 17 Agustus 2025. Keputusan ini diambil setelah sebuah video viral di media sosial, menampilkan sejumlah ASN […]

  • Produksi Minyak di Sumbagsel Naik

    Produksi Minyak di Sumbagsel Naik

    • visibility 166
    • 0Komentar

    Lampung – Produksi minyak di wilayah Sumatera Bagian Selatan sampai dengan September tahun 2025 mengalami kenaikan dibanding periodle yang sama tahun 2024 hasil dari keberhasilan survei seismik untuk menentukan titik pengeboran yang akurat, pengeboran ekplorasi untuk menambah cadangan baru serta pengeboran pengembangan, selesainya sejumlah proyek, kerja ulang sumuran dan perawatan fasilitas untuk menambah produksi. Produksi […]

  • Terungkap, Rincian Gaji dan Tunjangan Anggota DPR RI Tembus Rp65,5 Juta per Bulan

    Terungkap, Rincian Gaji dan Tunjangan Anggota DPR RI Tembus Rp65,5 Juta per Bulan

    • visibility 226
    • 0Komentar

    Jakarta – Publik kini bisa mengetahui secara rinci berapa besaran penghasilan yang diterima anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Sebagai wujud transparansi, Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, merilis dokumen resmi yang merinci gaji dan tunjangan para legislator. “Ini adalah bentuk keterbukaan kami kepada masyarakat. Data ini kami bagikan agar publik bisa mengetahuinya secara gamblang,” […]

  • Keteladanan Sejati Sang Ulama-Politisi: Mengenang K.H. Idham Chalid, Pemimpin yang Hidup Sederhana

    Keteladanan Sejati Sang Ulama-Politisi: Mengenang K.H. Idham Chalid, Pemimpin yang Hidup Sederhana

    • visibility 219
    • 0Komentar

    JAKARTA – Di tengah gemerlapnya kekuasaan, sosok K.H. Idham Chalid tetap menjadi teladan nyata tentang arti kesederhanaan dan integritas. Sebagai ulama sekaligus politisi yang pernah menduduki jabatan tinggi, termasuk Ketua DPR/MPR periode 1972-1977, beliau membuktikan bahwa kekuasaan tidak harus berbanding lurus dengan gaya hidup mewah. Kisah-kisah tentang kesederhanaan Idham Chalid sering kali membuat banyak orang […]

  • 42 Remaja Terduga Pelaku Perusakan Gedung DPRD Sumsel Ditahan dan Diperiksa Intensif

    42 Remaja Terduga Pelaku Perusakan Gedung DPRD Sumsel Ditahan dan Diperiksa Intensif

    • visibility 290
    • 0Komentar

    Palembang – Empat puluh dua remaja yang diduga kuat terlibat dalam serangkaian aksi anarkis di Kota Palembang kini berada di tangan pihak kepolisian. Mereka ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam kasus pembakaran dan perusakan yang menargetkan Gedung DPRD Sumatera Selatan, Gedung Ditlantas Polda Sumsel, serta beberapa pos polisi di sekitarnya. Kerusakan signifikan pada fasilitas publik dan […]

expand_less