Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sound Horeg Kini Merambah Lempuing, OKI, Sumatera Selatan: Hiburan atau Gangguan?

  • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
  • visibility 235
  • comment 0 komentar

Kayuagung, 25 Agustus 2025 – Fenomena sound horeg, parade sound system berukuran besar dengan suara menggelegar, kini mulai merambah Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Acara yang identik dengan dentuman bass keras ini digelar dalam rangkaian perayaan hari kemerdekaan ke-80 di salah satu desa di Lempuing, menarik perhatian warga setempat, namun juga memicu pro dan kontra.

Menurut keterangan warga setempat, parade sound horeg diadakan pada Sabtu malam (23/8/2025) di Desa Sungai Batang, Kecamatan Lempuing. Sistem suara raksasa yang diangkut menggunakan truk menghasilkan suara hingga 130 desibel, jauh melebihi ambang batas aman pendengaran manusia menurut WHO (60-80 desibel). Acara ini dihadiri ratusan warga yang antusias menikmati iringan musik dangdut koplo remix yang menjadi ciri khas sound horeg.

“Kami senang ada hiburan seperti ini, apalagi jarang ada acara meriah di desa. Warga pada antusias, anak muda juga ikut menari,” ujar Budi (34), salah satu warga Desa Sungai Batang. Ia menyebut bahwa acara ini didanai melalui iuran warga dengan biaya sewa sound system mencapai Rp 30 juta untuk satu malam.

Namun, tidak semua warga menyambut baik kehadiran sound horeg. Sejumlah warga mengeluhkan dampak kebisingan yang mengganggu, terutama bagi anak-anak dan lansia. “Genteng rumah saya sampai retak, kaca jendela juga bergetar keras. Bayi saya susah tidur karena suaranya terlalu kencang,” keluh Siti (28), warga setempat. Selain itu, beberapa warga khawatir getaran suara dapat merusak perabotan rumah, sebagaimana insiden serupa yang pernah terjadi di wilayah lain di Sumatera Selatan.

Camat Lempuing, Ahmad Yani, menyatakan bahwa pihak kecamatan telah menerima laporan terkait acara tersebut. “Kami akan berkoordinasi dengan Polsek Lempuing untuk memastikan acara serupa ke depannya mematuhi batas kebisingan dan tidak mengganggu ketertiban umum,” ujarnya. Ia juga menyebut bahwa pihak desa diminta untuk mengurus izin keramaian dengan ketat, sesuai imbauan dari Polres OKI.

Fenomena sound horeg sendiri bukan hal baru di Indonesia. Berawal dari Jawa Timur sekitar tahun 2014, parade ini kini menyebar ke berbagai daerah, termasuk Sumatera Selatan. Di OKI, kehadiran sound horeg mulai dikenal dalam acara hajatan dan festival desa. Namun, seperti di banyak wilayah lain, fenomena ini menuai polemik karena dampak kebisingannya yang dianggap mengganggu.
Pihak kepolisian setempat, melalui Polsek Lempuing, menegaskan bahwa mereka akan memperketat pengawasan terhadap acara sound horeg. “Kami tidak melarang hiburan masyarakat, tetapi harus ada batasan agar tidak merugikan pihak lain. Izin acara harus jelas, dan kami akan pantau durasi serta intensitas suara,” kata Kapolsek Lempuing, AKP Junaidi.

Sementara itu, penyelenggara acara, yang mengatasnamakan komunitas pemuda desa, berjanji akan lebih memperhatikan keluhan warga pada acara berikutnya. Mereka berencana membatasi waktu acara hingga pukul 22.00 WIB dan menurunkan intensitas suara agar tidak mengganggu lingkungan sekitar.

Dengan semakin populernya sound horeg di Lempuing, OKI, masyarakat setempat diharapkan dapat menemukan keseimbangan antara hiburan dan kenyamanan bersama. Pemerintah daerah juga didesak untuk segera membuat regulasi yang jelas terkait penggunaan sound system berdaya besar agar fenomena ini tidak menimbulkan konflik sosial.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korupsi Revitalisasi Pasar Cinde: Berkas Perkara dan Tersangka Diserahkan ke Kejaksaan Agung

    Korupsi Revitalisasi Pasar Cinde: Berkas Perkara dan Tersangka Diserahkan ke Kejaksaan Agung

    • visibility 169
    • 0Komentar

    Palembang, Sumatra Selatan — Kelanjutan kasus dugaan korupsi proyek revitalisasi Pasar Cinde Palembang menemui babak baru. Berkas perkara kasus ini dan dua tersangka, Alex Noerdin serta Direktur Utama PT Aldiron, kini telah diserahkan oleh Kejaksaan Agung kepada pihak Kejaksaan Negeri Palembang. Alex Noerdin, mantan Gubernur Sumatera Selatan, ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana korupsi […]

  • Beasiswa Non-ikatan Dinas SKK Migas-PHR Buka Harapan Generasi Muda PALI

    Beasiswa Non-ikatan Dinas SKK Migas-PHR Buka Harapan Generasi Muda PALI

    • visibility 49
    • 0Komentar

    PALI – PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 mendukung peningkatan sumber daya manusia (SDM) di sekitar wilayah operasi, termasuk di Kabupaten PALI, melalui program Beasiswa Non-Ikatan Dinas. Berkolaborasi dengan Politeknik Akamigas Palembang, PHR Zona 4 telah memberi beasiswa studi D3 kepada 26 orang anak muda PALI yang tinggal di sekitar wilayah operasi PEP Adera […]

  • Kejadian Unik Saat Upacara Peringatan HUT RI ke 80 di Morowali

    Kejadian Unik Saat Upacara Peringatan HUT RI ke 80 di Morowali

    • visibility 159
    • 0Komentar

    Kejadian Unik Upacara HUT ke-80 RI di Morowali Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Morowali berlangsung khidmat meski diguyur hujan. Ribuan peserta tetap berdiri tegak, menjaga barisan, dan memberikan penghormatan terbaik untuk Sang Saka Merah Putih. Namun, di balik kekhidmatan itu, ada satu momen unik dan berkesan yang menjadi perhatian hadirin. […]

  • KPK Geledah Rumah Mantan Menteri Agama, Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

    KPK Geledah Rumah Mantan Menteri Agama, Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

    • visibility 151
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, pada Senin (18/8/2025). Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengembangan penyelidikan kasus dugaan korupsi terkait pengelolaan kuota haji. Plt. Juru Bicara KPK, Ali Fikri, membenarkan kegiatan ini. Ia menyatakan bahwa tim penyidik KPK mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik […]

  • Dua Pejabat Dispora OKU Selatan Ditahan, Diduga Terlibat Korupsi Anggaran Olahraga

    Dua Pejabat Dispora OKU Selatan Ditahan, Diduga Terlibat Korupsi Anggaran Olahraga

    • visibility 182
    • 0Komentar

    OKU Selatan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mengambil langkah tegas dengan menahan dua pejabat tinggi Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten OKU Selatan. Keduanya, yaitu AI selaku Kepala Dinas dan Deni Ahmad Rifai (DAR) sebagai Kepala Bidang Peningkatan Prestasi, kini resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi. Penahanan ini dilakukan setelah tim […]

  • Brigjen Hisar Siallagan: BNNP Sumsel Komitmen Berantas Narkoba hingga ke Akar

    Brigjen Hisar Siallagan: BNNP Sumsel Komitmen Berantas Narkoba hingga ke Akar

    • visibility 151
    • 0Komentar

    Palembang – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan memimpin langsung penggerebekan di kawasan yang dikenal sebagai sarang peredaran gelap narkoba di wilayah Palembang. Aksi yang dilakukan pada Jumat (7/11/2025) itu melibatkan tim gabungan dari BNNP Sumsel, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel, serta personel TNI. Operasi yang dipimpin Kepala BNNP Sumsel Brigjen Pol. Hisar Siallagan […]

expand_less