Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ojol Jadi Intel Dadakan: Rekam Kriminal, Dapat Bonus Rp 500 Ribu dari Polisi!

  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 218
  • comment 0 komentar

Jakarta – Pengemudi ojek online (Ojol) di Jakarta kini punya peran baru yang jauh dari sekadar mengantar penumpang. Di bawah inisiasi Polda Metro Jaya, mereka resmi menjadi “mata dan telinga” kepolisian di jalanan Ibu Kota.

Program revolusioner ini mengubah ribuan Ojol menjadi mitra keamanan yang aktif.

Dipimpin oleh Irjen Asep Edi Suheri, Polda Metro Jaya meluncurkan kebijakan yang langsung memberikan insentif: Bonus sebesar Rp 500 ribu menanti setiap Ojol yang berhasil merekam aksi kejahatan dan melaporkannya kepada pihak berwajib.

Melansir Kompas.com, Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, menegaskan bahwa bonus ini bukan semata-mata hadiah, melainkan bentuk motivasi agar Ojol merasa didukung dan termotivasi untuk aktif berpartisipasi.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya kepolisian,” ujar Dekananto.

Mengingat kehadiran Ojol yang hampir 24 jam tersebar di setiap sudut jalan, kemitraan ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.

Ojol Kamtibmas: Wadah Resmi Kemitraan Polisi dan Rakyat

Untuk memperkuat kolaborasi ini, Polda Metro Jaya juga telah meresmikan Komunitas Ojol Kamtibmas. Komunitas ini berfungsi sebagai wadah resmi bagi para pengemudi dan pihak kepolisian untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Selain itu, sebagai bentuk dukungan nyata, Gerai Rakyat Mart yang berlokasi di Stasiun Juanda turut diresmikan. Tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas dan istirahat bagi Ojol, tetapi juga menjadi posko kemitraan yang mempermudah koordinasi dengan polisi.

Melalui program ini, citra Ojol bertransformasi. Mereka bukan lagi sekadar penyedia jasa transportasi, tetapi pilar penting dalam sistem keamanan Jakarta.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan secara signifikan dan menjadikan Jakarta kota yang lebih aman berkat peran aktif para pahlawan jaket hijau.

Bagaimana menurut Anda, apakah inisiatif ini akan efektif menekan angka kejahatan di Jakarta?

  • Penulis: Palembanglipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabur ke Jambi, Pencuri Besi dan Kabel Kantor Pemkab Empat Lawang Dibekuk Polisi

    Kabur ke Jambi, Pencuri Besi dan Kabel Kantor Pemkab Empat Lawang Dibekuk Polisi

    • visibility 112
    • 0Komentar

    Empat Lawang — Polisi menangkap seorang pria yang diduga mencuri material bangunan milik Pemerintah Kabupaten Empat Lawang setelah pelaku mencoba melarikan diri ke Provinsi Jambi. Tersangka berinisial A.S. (36), warga Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, diamankan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Empat Lawang setelah dilakukan koordinasi lintas wilayah dengan Sat Reskrim Polres Sarolangun, Jambi. […]

  • Perkuat Inklusi Keuangan, OJK Dorong Layanan Perbankan Terjangkau Bagi Penyandang Disabilitas

    Perkuat Inklusi Keuangan, OJK Dorong Layanan Perbankan Terjangkau Bagi Penyandang Disabilitas

    • visibility 93
    • 0Komentar

    Palembang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat inklusi keuangan dengan mendorong penyediaan layanan jasa keuangan yang mudah terjangkau atau aksesibeldan setara bagi penyandang disabilitas, guna memastikan seluruh lapisan masyarakat memperoleh akses keuangan yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Penguatan tersebut dilakukan melalui percepatan implementasiPedoman Akses Pelayanan Keuangan untuk Disabilitas Berdaya(Pedoman SETARA) serta kolaborasi aktif dengan […]

  • KI Sumsel Ungkap Rendahnya Transparansi Badan Publik, Polisi hingga BUMN Absen dari Monev

    KI Sumsel Ungkap Rendahnya Transparansi Badan Publik, Polisi hingga BUMN Absen dari Monev

    • visibility 180
    • 0Komentar

    Palembang – Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan hasil Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 terhadap 318 badan publik di Sumsel. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan badan publik dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat masih perlu mendapat perhatian serius. Pengumuman hasil penilaian tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di kantor […]

  • Sekda Sumsel Edward Candra Pengadaan dan Belanja Harus Dilakukan Transparan

    Sekda Sumsel Edward Candra Pengadaan dan Belanja Harus Dilakukan Transparan

    • visibility 57
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H., menegaskan pentingnya pelaksanaan konsolidasi pengadaan barang dan jasa sebagai upaya meningkatkan efisiensi belanja pemerintah, memperkuat penggunaan produk dalam negeri, serta mewujudkan tata kelola pengadaan yang transparan dan akuntabel. Penegasan tersebut disampaikan Edward Candra saat memberikan sambutan pada acara Penandatanganan Kontrak Payung Konsolidasi […]

  • Total Ada 80 Siswa Dari SDN 5 dan SMPN 1 di Pedamaran OKI yang Diduga Keracunan MBG, Mual Hingga Muntah

    Total Ada 80 Siswa Dari SDN 5 dan SMPN 1 di Pedamaran OKI yang Diduga Keracunan MBG, Mual Hingga Muntah

    • visibility 204
    • 0Komentar

    Puluhan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menjadi korban keracunan massal. Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh program makanan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan kepada mereka. Menanggapi kejadian darurat ini, jajaran pemerintah Kabupaten OKI bergerak cepat dengan meninjau langsung kondisi para korban. […]

  • Rumah di Rusun Palembang Hangus Terbakar saat Ditinggal ke Masjid

    Rumah di Rusun Palembang Hangus Terbakar saat Ditinggal ke Masjid

    • visibility 208
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Sebuah rumah di kompleks rumah susun, Jalan Radial, Palembang, hangus terbakar pada Kamis, 14 Agustus 2025. Musibah terjadi sekitar pukul 18.40 WIB, saat pemilik unit sedang menunaikan salat Maghrib di masjid. Api yang diduga berasal dari korsleting listrik dengan cepat melahap seluruh isi rumah. Saksi mata menyebutkan, asap tebal dan api yang membesar […]

expand_less