Breaking News
light_mode
Trending Tags

Ojol Jadi Intel Dadakan: Rekam Kriminal, Dapat Bonus Rp 500 Ribu dari Polisi!

  • calendar_month Jumat, 26 Sep 2025
  • visibility 176
  • comment 0 komentar

Jakarta – Pengemudi ojek online (Ojol) di Jakarta kini punya peran baru yang jauh dari sekadar mengantar penumpang. Di bawah inisiasi Polda Metro Jaya, mereka resmi menjadi “mata dan telinga” kepolisian di jalanan Ibu Kota.

Program revolusioner ini mengubah ribuan Ojol menjadi mitra keamanan yang aktif.

Dipimpin oleh Irjen Asep Edi Suheri, Polda Metro Jaya meluncurkan kebijakan yang langsung memberikan insentif: Bonus sebesar Rp 500 ribu menanti setiap Ojol yang berhasil merekam aksi kejahatan dan melaporkannya kepada pihak berwajib.

Melansir Kompas.com, Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono, menegaskan bahwa bonus ini bukan semata-mata hadiah, melainkan bentuk motivasi agar Ojol merasa didukung dan termotivasi untuk aktif berpartisipasi.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya kepolisian,” ujar Dekananto.

Mengingat kehadiran Ojol yang hampir 24 jam tersebar di setiap sudut jalan, kemitraan ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.

Ojol Kamtibmas: Wadah Resmi Kemitraan Polisi dan Rakyat

Untuk memperkuat kolaborasi ini, Polda Metro Jaya juga telah meresmikan Komunitas Ojol Kamtibmas. Komunitas ini berfungsi sebagai wadah resmi bagi para pengemudi dan pihak kepolisian untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat.

Selain itu, sebagai bentuk dukungan nyata, Gerai Rakyat Mart yang berlokasi di Stasiun Juanda turut diresmikan. Tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas dan istirahat bagi Ojol, tetapi juga menjadi posko kemitraan yang mempermudah koordinasi dengan polisi.

Melalui program ini, citra Ojol bertransformasi. Mereka bukan lagi sekadar penyedia jasa transportasi, tetapi pilar penting dalam sistem keamanan Jakarta.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan secara signifikan dan menjadikan Jakarta kota yang lebih aman berkat peran aktif para pahlawan jaket hijau.

Bagaimana menurut Anda, apakah inisiatif ini akan efektif menekan angka kejahatan di Jakarta?

  • Penulis: Palembanglipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN UID S2JB Siaga Idul Adha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat

    PLN UID S2JB Siaga Idul Adha 1447 H, Pastikan Pasokan Listrik Andal untuk Masyarakat

    • visibility 15
    • 0Komentar

    Palembang – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) memastikan kesiapan dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 M. Melalui skema siaga kelistrikan terpadu, PLN UID S2JB mengerahkan 3.213 personel, peralatan pendukung, hingga posko siaga yang tersebar di seluruh wilayah kerja guna memastikan […]

  • Di Tengah Dinamika Global, PLN Catat Pendapatan Rp582,68 Triliun Tahun 2025

    Di Tengah Dinamika Global, PLN Catat Pendapatan Rp582,68 Triliun Tahun 2025

    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta – PT PLN (Persero) mencatatkan pendapatan tahun 2025 sebesar Rp582,68 triliun, tumbuh 6,84% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp545,38 triliun. Capaian ini diraih di tengah dinamika dan ketidakpastian ekonomi global serta bencana alam yang berlangsung di tahun 2025. Kinerja positif tersebut didorong oleh pertumbuhan penjualan tenaga listrik serta percepatan penyambungan pelanggan di berbagai wilayah Indonesia, […]

  • Polres OKI Ungkap Cepat Kasus Pembunuhan di Kayuagung, Tiga Pelaku Diamankan Kurang dari 6 Jam

    Polres OKI Ungkap Cepat Kasus Pembunuhan di Kayuagung, Tiga Pelaku Diamankan Kurang dari 6 Jam

    • visibility 141
    • 0Komentar

    Kayuagung, 22 Oktober 2025 – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ogan Komering Ilir (OKI) berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia di wilayah Kelurahan Jua-jua, Kecamatan Kayuagung, Kabupaten OKI. Pengungkapan cepat ini dilakukan hanya beberapa jam setelah kejadian ( kurang dari 6 jam )  Petugas berhasil mengamankan tiga orang pelaku […]

  • Waspada Karhutla: Titik Panas di Sumsel Melonjak Tajam Sepanjang Agustus

    Waspada Karhutla: Titik Panas di Sumsel Melonjak Tajam Sepanjang Agustus

    • visibility 219
    • 0Komentar

    Palembang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan (Sumsel) mengeluarkan peringatan keras terkait potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setelah mencatat kenaikan signifikan jumlah titik panas di bulan Agustus. Meskipun angka titik panas secara keseluruhan pada Agustus 2025 menunjukkan penurunan drastis dibandingkan bulan sebelumnya, kewaspadaan tetap harus ditingkatkan mengingat pola puncak kemarau yang biasanya […]

  • Pedagang Daging di Palembang Terancam Pidana Usai Ancam Rekan Dagang Pakai Pisau

    Pedagang Daging di Palembang Terancam Pidana Usai Ancam Rekan Dagang Pakai Pisau

    • visibility 219
    • 0Komentar

    Palembanglipp – Seorang pedagang di Palembang, Yufsikri (56), harus berurusan dengan polisi setelah diduga mengancam sesama pedagang, Iwan Rubianto (42), menggunakan pisau. Insiden yang dipicu masalah utang piutang ini terjadi di Pasar Km. 5, Jalan Jenderal Sudirman, Palembang. Kejadian berawal saat Iwan menagih utang daging kepada Yufsikri. Diduga tersinggung, Yufsikri langsung mengambil sebilah pisau dan […]

  • Larangan Seremonial Mewah: Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Hidup Sederhana

    Larangan Seremonial Mewah: Mendagri Perintahkan Kepala Daerah Hidup Sederhana

    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, menginstruksikan seluruh kepala daerah dan jajarannya untuk menunda semua kegiatan seremonial yang dianggap menghabiskan anggaran dan tidak bermanfaat bagi masyarakat. Perintah ini dikeluarkan untuk menjaga perasaan dan kepercayaan publik di tengah program efisiensi yang digencarkan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurut Tito, menggelar acara seremonial yang hanya bersifat […]

expand_less