Breaking News
light_mode
Trending Tags

Sabu dan Ganja Bermodus Paket Pengiriman Digagalkan, Jajaran Polda Sumsel Tangkap Dua Pelaku

  • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

BATURAJA/LUBUK LINGGAU — Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan komitmennya dalam memutus jaringan peredaran gelap narkotika lintas wilayah dengan mengungkap dua kasus berbeda dalam satu hari di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau dan Polres Ogan Komering Ulu (OKU). Dua tersangka yang diduga berperan sebagai kurir berhasil diamankan bersama barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja yang diduga akan diedarkan melalui jalur darat Sumatera.

Pengungkapan pertama dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Lubuk Linggau pada Jumat, 12 Juni 2026, sekitar pukul 00.10 WIB. Saat melaksanakan patroli dan penyelidikan di Jalan Sriwijaya, Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I, petugas mencurigai gerak-gerik seorang pengendara sepeda motor yang kemudian diketahui berinisial DM (34).

Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan satu paket narkotika jenis sabu seberat bruto 2,97 gram yang disimpan di dalam kotak rokok. Selain itu, petugas turut mengamankan uang tunai sebesar Rp200.000 yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika serta satu unit sepeda motor yang digunakan tersangka.

Pada hari yang sama, sekitar pukul 16.00 WIB, Satuan Reserse Narkoba Polres OKU kembali mengungkap kasus narkotika di kawasan Jalan Lintas Garuda Sumatera, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU.

Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tersangka berinisial IS (32), warga Bandar Lampung, Provinsi Lampung, yang dicurigai membawa paket mencurigakan saat berada di pinggir jalan lintas provinsi.

Hasil pemeriksaan menemukan satu paket ganja kering seberat bruto 40,63 gram yang dibungkus menggunakan bahan pelindung gelembung udara dan berlabel jasa ekspedisi pengiriman. Selain itu, petugas juga menemukan satu paket sabu seberat bruto 0,33 gram yang disimpan di dalam dompet milik tersangka.

Pengungkapan dua kasus dalam satu hari ini menunjukkan bahwa jalur darat Sumatera masih menjadi salah satu jalur yang dimanfaatkan jaringan peredaran narkotika untuk mendistribusikan barang haram antarwilayah. Modus penggunaan kemasan menyerupai paket pengiriman juga menjadi indikasi upaya pelaku untuk mengelabui petugas maupun masyarakat.

Keberhasilan ini dinilai strategis karena tidak hanya menghentikan peredaran narkotika di tingkat kurir, tetapi juga membuka peluang pengembangan terhadap jaringan pemasok yang berada di belakang para pelaku. Jalur lintas provinsi yang menghubungkan Sumatera Selatan dengan berbagai wilayah lain menjadi fokus pengawasan intensif aparat kepolisian guna mencegah masuk dan keluarnya narkotika dari wilayah Sumatera Selatan.

Kapolres Ogan Komering Ulu AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., menegaskan bahwa pengawasan terhadap jalur perbatasan dan jalur lintas provinsi akan terus diperkuat sebagai langkah preventif dan represif terhadap jaringan narkotika.

“Modus membawa ganja menggunakan kemasan menyerupai paket pengiriman menunjukkan bahwa jaringan narkotika terus berupaya mencari celah untuk mengelabui petugas. Kami akan terus memperkuat pengawasan di jalur lintas Sumatera dan mengembangkan kasus ini hingga ke pemasok maupun penerima barang,” tegas AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pengungkapan di dua wilayah berbeda dalam satu hari merupakan bukti keseriusan jajaran Polda Sumsel dalam memutus rantai distribusi narkotika.

“Polda Sumatera Selatan tidak akan memberikan ruang bagi jaringan narkotika untuk beroperasi. Pengungkapan di Lubuk Linggau dan OKU ini menunjukkan bahwa pengawasan kami menjangkau seluruh wilayah, termasuk jalur-jalur strategis yang kerap dimanfaatkan sebagai lintasan distribusi narkoba. Kami akan terus mengejar jaringan yang lebih besar di balik para kurir yang telah diamankan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H.

Polda Sumatera Selatan mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkotika. Sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum menjadi faktor penting dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumsel masuk 10 besar provinsi dengan kualitas infrastruktur terbaik tahun 2025, jadi bukti keseriusan herman deru bangun daerah

    Sumsel masuk 10 besar provinsi dengan kualitas infrastruktur terbaik tahun 2025, jadi bukti keseriusan herman deru bangun daerah

    • visibility 197
    • 0Komentar

    Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bawah kepemimpinan Gubernur @Hermanderu67 . Berdasarkan data terbaru GoodStats yang dirilis melalui akun Instagram resminya pada Selasa (2/9/2025), Sumsel berhasil menduduki posisi ke-7 nasional dalam kategori provinsi dengan kualitas pembangunan infrastruktur terbaik tahun 2025. Pencapaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa komitmen Pemprov Sumsel dalam membangun infrastruktur […]

  • BNPB Tegaskan Pernikahan Anak Kepala BNPB Tidak Gunakan Anggaran Negara

    BNPB Tegaskan Pernikahan Anak Kepala BNPB Tidak Gunakan Anggaran Negara

    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jakarta – Polemik terkait penggunaan fasilitas negara untuk acara pribadi kembali mencuat setelah beredarnya surat resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang mengundang rapat persiapan pernikahan anak Kepala BNPB, Suharyanto. Melansir dari Kumparan.com, Sekretaris Utama BNPB, Rustian, angkat bicara dan menegaskan bahwa acara tersebut sama sekali tidak menggunakan anggaran negara. Rustian, yang ditunjuk sebagai ketua […]

  • Riset Nasional Polri: Penguatan Anti-Korupsi dan Dukungan MBG Dimulai dari Kewilayahan

    Riset Nasional Polri: Penguatan Anti-Korupsi dan Dukungan MBG Dimulai dari Kewilayahan

    • visibility 83
    • 0Komentar

    Prabumulih – Reformasi kelembagaan Polri memasuki fase berbasis riset nasional. Tim Puslitbang Polri turun langsung ke wilayah jajaran Polda Sumsel untuk menguji efektivitas pelaksanaan fungsi pemberantasan tindak pidana korupsi (tipikor) di tingkat kewilayahan serta optimalisasi dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan penelitian digelar di Polres Prabumulih, Selasa (3/3/2026), dan menjadi bagian dari arsitektur […]

  • Diduga Lakukan Pungli, Kepsek SMKN 4 Palembang Terancam Sanksi Berat

    Diduga Lakukan Pungli, Kepsek SMKN 4 Palembang Terancam Sanksi Berat

    • visibility 199
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 4 Palembang, berinisial RA, terancam sanksi berat setelah diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap siswa dan orang tua. Sanksi ini bisa berupa pencopotan dari jabatannya hingga pemberhentian sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dugaan pungli ini terungkap setelah sejumlah orang tua siswa melaporkan adanya pungutan yang tidak jelas peruntukannya. Pungutan […]

  • Baharkam Polri Dorong Profesionalisme Satpam Melalui Pelatihan Gada Utama di Sumsel

    Baharkam Polri Dorong Profesionalisme Satpam Melalui Pelatihan Gada Utama di Sumsel

    • visibility 151
    • 0Komentar

    Palembang – Pelatihan Satuan Pengamanan (Satpam) Kualifikasi Gada Utama yang diselenggarakan oleh Korbinmas Baharkam Polri bekerja sama dengan PT Perisai Bintang Sakti resmi dibuka di Hotel Airish Palembang, Senin (10/11/2025). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kakor Binmas Baharkam Polri Irjen Pol Edy Murbowo, S.I.K., M.Si, yang diwakili oleh Dir Binmas Polda Sumsel Kombes Pol […]

  • KI Sumsel Ungkap Rendahnya Transparansi Badan Publik, Polisi hingga BUMN Absen dari Monev

    KI Sumsel Ungkap Rendahnya Transparansi Badan Publik, Polisi hingga BUMN Absen dari Monev

    • visibility 161
    • 0Komentar

    Palembang – Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Selatan menyampaikan hasil Monitoring dan Evaluasi (E-Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 terhadap 318 badan publik di Sumsel. Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan badan publik dalam memberikan layanan informasi kepada masyarakat masih perlu mendapat perhatian serius. Pengumuman hasil penilaian tersebut disampaikan dalam jumpa pers yang digelar di kantor […]

expand_less