Breaking News
light_mode
Trending Tags

Wagub Cik Ujang Apresiasi Kinerja Pansus Perkebunan DPRD Sumsel dalam Mendorong Tata Kelola yang Berkeadilan

  • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

PALEMBANG — Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang menghadiri Rapat Paripurna ke-35 DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang berlangsung di Gedung DPRD Sumsel, Senin (8/6/2026).

Rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumsel Ilyas Panji Alam tersebut beragenda penyampaian laporan hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Perkebunan DPRD Provinsi Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan itu, H. Cik Ujang menyampaikan apresiasi atas kinerja Pansus Perkebunan DPRD Sumsel yang dinilai telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik demi kepentingan masyarakat luas.

“Kinerja Pansus Perkebunan DPRD Sumsel ini bekerja atas nama kepentingan masyarakat banyak,” ujar Cik Ujang.

Juru Bicara Pansus Perkebunan DPRD Sumsel, H. Aswan Mukti, menjelaskan bahwa sektor perkebunan merupakan salah satu penopang utama perekonomian Sumatera Selatan. Dengan luas perkebunan mencapai sekitar 2,8 juta hektare, yang terdiri atas 1,26 juta hektare perkebunan kelapa sawit dan 1,21 juta hektare perkebunan karet, sektor ini memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta menyerap tenaga kerja.

Namun demikian, menurut Aswan, besarnya potensi tersebut belum sepenuhnya diimbangi dengan tata kelola yang tertib dan berkeadilan. Berbagai persoalan masih ditemukan, mulai dari konflik agraria, kerusakan lingkungan, ketimpangan penguasaan lahan, perusahaan yang beroperasi tanpa legalitas lengkap, hingga belum optimalnya pelaksanaan kewajiban pembangunan kebun plasma bagi masyarakat.

“Pansus Perkebunan DPRD Sumatera Selatan dibentuk untuk mendorong terciptanya tata kelola perkebunan yang lebih tertib, transparan, berkeadilan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan daerah,” ujar Aswan saat membacakan laporan Pansus.

Selama menjalankan tugasnya, Pansus melakukan berbagai kegiatan pengawasan, evaluasi, kunjungan lapangan, serta koordinasi dengan sejumlah lembaga di tingkat daerah maupun pusat. Pansus juga melakukan konsultasi dan rapat kerja dengan Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN, BPK RI, hingga Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Dari hasil koordinasi dengan Satgas PKH, Pansus memperoleh informasi adanya penguasaan lahan secara ilegal di kawasan hutan produksi dan kawasan konservasi di Sumatera Selatan seluas 212.967 hektare yang kini menjadi perhatian pemerintah pusat.

Aswan menegaskan, hasil kerja Pansus diharapkan dapat menjadi landasan penting dalam memperbaiki tata kelola sektor perkebunan di Sumatera Selatan. Selain itu, laporan tersebut merupakan bentuk komitmen DPRD dalam memastikan sektor perkebunan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat, peningkatan pendapatan daerah, serta kepastian hukum dalam pengelolaan sumber daya alam.

Dalam kesimpulannya, Pansus menilai tata kelola perkebunan di Sumatera Selatan masih menghadapi berbagai persoalan akibat lemahnya pengawasan dan koordinasi antarinstansi. Berdasarkan hasil investigasi dan rapat kerja yang dilakukan, ditemukan sejumlah pelanggaran serius, antara lain persoalan status lahan, penggunaan kawasan hutan tanpa izin, ketidakpatuhan terhadap kewajiban plasma dan tanggung jawab sosial perusahaan, serta berbagai konflik agraria yang merugikan masyarakat.

“Pansus menegaskan perlunya langkah konkret, tegas, dan terintegrasi dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta aparat penegak hukum untuk melakukan penataan dan penertiban menyeluruh demi mewujudkan tata kelola perkebunan yang berkeadilan,” tegas Aswan.

Melalui rekomendasi yang disampaikan, Pansus mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menindaklanjuti berbagai keputusan yang telah dihasilkan dalam rapat bersama Komisi II DPR RI dan Kementerian ATR/BPN, khususnya terkait pemenuhan kewajiban kebun plasma sebesar 20 persen oleh perusahaan perkebunan.

Selain itu, Pansus juga meminta aparat penegak hukum menindaklanjuti berbagai dugaan pelanggaran hukum yang ditemukan di sejumlah perusahaan perkebunan, termasuk pelanggaran perizinan, penguasaan lahan, serta dugaan tindak pidana yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat.

Menutup laporannya, Aswan Mukti berharap seluruh rekomendasi yang telah disusun dapat menjadi perhatian serius seluruh pemangku kepentingan guna menciptakan tata kelola perkebunan yang berkelanjutan, berkeadilan, dan mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Sumatera Selatan.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmikan Laboratorium Baru, Gubernur Herman Deru Dorong Unsri Dukung Revolusi Industri 4.0

    Resmikan Laboratorium Baru, Gubernur Herman Deru Dorong Unsri Dukung Revolusi Industri 4.0

    • visibility 208
    • 0Komentar

    INDRALAYA – Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, meresmikan dua fasilitas laboratorium terbaru di Universitas Sriwijaya (Unsri), Rabu (27/8/2025). Berlokasi di Fakultas Teknik Unsri, Indralaya, kedua laboratorium ini, yaitu Material, Structure and Construction Laboratory (MSCL) dan Computer-Based Engineering Design and Analysis Center (CBEDA), dibangun sebagai langkah nyata Unsri dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Dalam […]

  • Perbaiki Jalan Rusak, Dinas PUPR Palembang Lakukan Patching Aspal di Jalan HBR Motik

    Perbaiki Jalan Rusak, Dinas PUPR Palembang Lakukan Patching Aspal di Jalan HBR Motik

    • visibility 200
    • 0Komentar

    Palembang – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang melakukan perbaikan jalan di Jalan HBR Motik, Kecamatan Alang-Alang Lebar. Perbaikan ini dilakukan melalui program pemeliharaan rutin Bidang Bina Marga dengan metode patching aspal. Pekerjaan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan, memperbaiki kerusakan, dan memastikan keselamatan serta kenyamanan bagi seluruh pengguna jalan. Dengan […]

  • Anggaran Makan Bergizi Gratis Capai Rp1,2 Triliun Per Hari, Siap Bergulir Penuh Januari 2026

    Anggaran Makan Bergizi Gratis Capai Rp1,2 Triliun Per Hari, Siap Bergulir Penuh Januari 2026

    • visibility 209
    • 0Komentar

    Pemerintah Indonesia mengambil langkah besar dengan mempersiapkan pelaksanaan penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dimulai pada Januari 2026. Program ambisius ini bertujuan untuk memastikan jutaan anak di seluruh negeri mendapatkan asupan gizi yang layak. Menurut Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, program ini akan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat, mencakup anak-anak di […]

  • Sukses Bor Sumur MJ-169 di Musi Banyuasin, PEP Zona 4 Buka Keran Sumber Cadangan Minyak Baru

    Sukses Bor Sumur MJ-169 di Musi Banyuasin, PEP Zona 4 Buka Keran Sumber Cadangan Minyak Baru

    • visibility 69
    • 0Komentar

    Muba — PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 berhasil mengembangkan Sumur MJ-169 yang terletak di Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Keberhasilan pemboran ini menjadi titik penting dibukanya new pool compartment Blok Utara-Timur Laut Mangunjaya sebagai cadangan migas baru untuk dikembangkan lebih lanjut. Sumur MJ-169 berada di wilayah kerja Pertamina EP Zona 4 […]

  • Pemerintah Provinsi Sumsel Kembali Gelar Program Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga Akhir Tahun

    Pemerintah Provinsi Sumsel Kembali Gelar Program Pemutihan Pajak Kendaraan Hingga Akhir Tahun

    • visibility 195
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) kembali menghadirkan kabar baik bagi wajib pajak kendaraan bermotor. Terhitung mulai 17 Agustus 2025, program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor kembali diberlakukan hingga 31 Desember 2025. Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumsel, Nona, dalam […]

  • Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas dan Siaga Karhutla, Kapolda Sumsel Tekankan Penggunaan Teknologi dan Pendekatan Solutif

    Pimpin Apel Sabuk Kamtibmas dan Siaga Karhutla, Kapolda Sumsel Tekankan Penggunaan Teknologi dan Pendekatan Solutif

    • visibility 80
    • 0Komentar

    Lahat –  Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Sandi Nugroho, memimpin langsung Apel Besar Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Sabuk Kamtibmas yang digelar di Lapangan Mapolres Lahat, Minggu (17/5/2026). Dalam arahannya, Jenderal bintang dua tersebut menegaskan perlunya aparat dan pemerintah daerah meninggalkan cara-cara konvensional dengan memprioritaskan pemanfaatan teknologi dan pendekatan yang lebih solutif bagi […]

expand_less