Waspada! BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sumatera Selatan Selama Tiga Hari ke Depan
- calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
- visibility 9
- comment 0 komentar

Palembang, Sumsel – Masyarakat Sumatera Selatan diimbau untuk waspada. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah ini akan diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat selama tiga hari ke depan, terhitung mulai Senin, 25 Agustus 2025.
Hujan lebat ini dipicu oleh adanya aktivitas labilitas atmosfer yang kuat, sehingga meningkatkan potensi pembentukan awan hujan. Selain itu, kelembapan udara yang tinggi di sebagian besar wilayah Sumatera juga berkontribusi pada peningkatan curah hujan.
Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, diwakili oleh Prakirawan Cuaca, menjelaskan bahwa kondisi ini berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi. “Beberapa wilayah di Sumsel, terutama yang berada di dataran rendah dan sepanjang aliran sungai, perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman banjir, banjir bandang, dan tanah longsor,” ujarnya.
Beberapa daerah yang diprediksi akan mengalami dampak paling signifikan antara lain:
* Banyuasin: Berpotensi terjadi banjir di wilayah pesisir dan dataran rendah.
* Musirawas: Waspada terhadap banjir bandang dan tanah longsor, khususnya di daerah perbukitan.
* Lahat: Potensi tanah longsor di area pegunungan dan banjir di kawasan permukiman.
* Ogan Komering Ilir (OKI): Potensi banjir akibat luapan air sungai.
* Palembang: Kota Palembang yang dilewati banyak anak sungai juga harus waspada terhadap potensi genangan air dan banjir rob.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi dan melakukan langkah-langkah mitigasi. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan:
* Bersihkan saluran air: Pastikan selokan dan gorong-gorong di sekitar tempat tinggal tidak tersumbat oleh sampah agar aliran air lancar.
* Siapkan perlengkapan darurat: Siapkan tas siaga bencana yang berisi dokumen penting, obat-obatan, senter, dan makanan darurat.
* Hindari berteduh di bawah pohon: Saat hujan disertai petir, hindari berteduh di bawah pohon atau dekat tiang listrik.
* Pantau kondisi lingkungan: Bagi yang tinggal di lereng bukit, waspadai retakan tanah atau pohon yang miring sebagai tanda awal potensi longsor.
Diharapkan seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun masyarakat, dapat bersinergi untuk menghadapi potensi bencana ini demi meminimalisir dampak yang mungkin terjadi.
- Penulis: Lipp
Saat ini belum ada komentar