Breaking News
light_mode
Trending Tags

Palembang 2025: Kota Metropolitan yang Tetap Tumbuh dengan Tantangan Urbanisasi

  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 141
  • comment 0 komentar

Palembanglipp.com– Kota Palembang diproyeksikan akan terus konsisten sebagai salah satu kota dengan pertumbuhan penduduk terpenting di luar Pulau Jawa pada tahun 2025. Peninggalan gemilang sebagai tuan rumah Asian Games 2018 dan perkembangan infrastrukturnya menjadi magnet utama pertumbuhan penduduk, baik melalui kelahiran maupun arus urbanisasi.

Berdasarkan proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palembang dan analisis dari berbagai lembaga perencanaan, berikut adalah gambaran demografi Palembang di tahun 2025:

1. Populasi yang Melewati Batas 2 Juta Jiwa
Diperkirakan pada 2025, total populasi Palembang akan melewati angka 1,9 juta dan mendekati bahkan menyentuh 2 juta jiwa. Pertumbuhan tahunan diproyeksikan stabil di kisaran 1,5% – 2% per tahun, didorong oleh angka kelahiran dan migrasi masuk dari kabupaten-kabupaten sekitar di Sumatera Selatan bahkan provinsi tetangga.

2. Komposisi Usia Muda yang Dominan.
Struktur penduduk Palembang masih akan didominasi oleh generasi milenial dan Gen Z. Sekitar 60% lebih penduduknya berusia di bawah 40 tahun. Ini menandakan bahwa Palembang memiliki bonus demografi yang kuat, dengan jumlah usia produktif (15-64 tahun) sangat besar. Tantangannya adalah menyediakan lapangan kerja dan pendidikan yang berkualitas untuk menyerap tenaga kerja muda yang masif ini.

3. Kepadatan dan Persebaran Penduduk.
Kepadatan penduduk akan semakin meningkat, terutama di pusat-pusat pertumbuhan baru. Kecamatan seperti Ilir Barat I, Sukarami, Kalidoni, dan Gandus akan menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat, didorong oleh pembangunan perumahan baru dan kawasan komersial. Pemerintah kota ditantai untuk melakukan pemerataan pembangunan agar beban di pusat kota tidak semakin berat.

4. Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Target utama Pemerintah Kota Palembang adalah terus mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang mencakup kesehatan, pendidikan, dan daya beli. Pada 2025, IPM Palembang diproyeksikan mencapai level “Very High Human Development”(diatas 80), seiring dengan program peningkatan akses kesehatan, perbaikan kualitas sekolah, dan penciptaan ekonomi yang inklusif.

5. Tantangan Perkotaan: Infrastruktur dan Lingkungan.
Pertumbuhan penduduk membawa tantangan besar. Kemacetan lalu lintas, pengelolaan sampah, dan ketersediaan air bersih akan menjadi isu krusial. Proyek transportasi publik seperti LRT dan pengembangan jalan tol dalam kota diharapkan dapat menjadi solusi parsial. Selain itu, tekanan pada kawasan hijau dan sungai juga membutuhkan perhatian serius untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Kesimpulan:
Pada 2025, Palembang semakin mengukuhkan diri sebagai kota metropolitan yang dinamis dan muda. Momentum positif dari pembangunan infrastruktur harus dimanfaatkan untuk mengelola ledakan penduduk usia produktif. Keberhasilan Palembang tidak lagi diukur dari pertumbuhan jumlah penduduk semata, melainkan dari kualitas hidup, keberlanjutan lingkungan, dan kesiapan menghadapi masa depan warganya. [msg]

  • Penulis: Admin
  • Sumber: Net

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Percepat Reformasi Pasar Modal Untuk Perkuat Likuiditas dan Kepercayaan Investor

    OJK Percepat Reformasi Pasar Modal Untuk Perkuat Likuiditas dan Kepercayaan Investor

    • visibility 4
    • 0Komentar

    Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah dan stakeholder terkait menegaskan komitmennya untuk mempercepat reformasi pasar modal Indonesia secara menyeluruh guna memperkuat likuiditas, meningkatkan transparansi, serta menjaga kepercayaan investor melalui delapan rencana aksi. “OJK bersama dengan Self Regulatory Organization, bersama dengan Bursa Efek Indonesia, Kliring Penjaminan Efek Indonesia, dan Kustodian Sentral Efek Indonesia, menyampaikan […]

  • AS Cabut 6.000 Visa Pelajar, Sebut Alasan Pelanggaran Hukum hingga Dukungan Terorisme

    AS Cabut 6.000 Visa Pelajar, Sebut Alasan Pelanggaran Hukum hingga Dukungan Terorisme

    • visibility 109
    • 0Komentar

    Palembanglipp.com- Pemerintahan Trump secara resmi mencabut lebih dari 6.000 visa pelajar internasional sepanjang tahun ini. Pencabutan ini dilakukan terhadap pelajar yang dinyatakan melanggar hukum Amerika Serikat atau melebihi batas masa tinggal mereka. Departemen Luar Negeri AS menyatakan bahwa sebagian besar pelanggaran yang dilakukan meliputi tindak kriminal seperti penyerangan, mengemudi dalam keadaan mabuk (DUI), dan perampokan. […]

  • Nekat Bikin Laporan Palsu untuk Hindari Cicilan, Tiga Pria Masuk Bui

    Nekat Bikin Laporan Palsu untuk Hindari Cicilan, Tiga Pria Masuk Bui

    • visibility 103
    • 0Komentar

    MEDAN — Nasib apes menimpa Febriansyah (25), seorang pria asal M Yakub Lubis, Percut Sei Tuan. Ia kini harus mendekam di sel tahanan Polsek Medan Tembung setelah nekat membuat laporan palsu tentang perampokan sepeda motor. Bukan hanya dirinya, dua orang lain yang terlibat, Ramadhani Sinaga (33) dan Beni Irwan (41), juga turut ditangkap. Febriansyah ditangkap […]

  • Diduga Keracunan Makanan Massal, Ratusan Siswa di Lebong Alami Mual dan Muntah

    Diduga Keracunan Makanan Massal, Ratusan Siswa di Lebong Alami Mual dan Muntah

    • visibility 99
    • 0Komentar

    LEBONG – Suasana panik dan haru menyelimuti RSUD Lebong pada Rabu (27/8/2025) setelah ratusan siswa dilarikan ke rumah sakit karena mengalami gejala mual, muntah, dan lemas. Mereka diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap hidangan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sejak siang, ruang IGD dan bangsal anak dipenuhi pasien cilik dari berbagai sekolah, di antaranya […]

  • Diduga Lakukan Pungli, Kepsek SMKN 4 Palembang Terancam Sanksi Berat

    Diduga Lakukan Pungli, Kepsek SMKN 4 Palembang Terancam Sanksi Berat

    • visibility 87
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 4 Palembang, berinisial RA, terancam sanksi berat setelah diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap siswa dan orang tua. Sanksi ini bisa berupa pencopotan dari jabatannya hingga pemberhentian sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dugaan pungli ini terungkap setelah sejumlah orang tua siswa melaporkan adanya pungutan yang tidak jelas peruntukannya. Pungutan […]

  • Standar Pendidikan Pejabat Publik Digugat, MK Dorong Perubahan Lewat Jalur Legislasi

    Standar Pendidikan Pejabat Publik Digugat, MK Dorong Perubahan Lewat Jalur Legislasi

    • visibility 89
    • 0Komentar

    Polemik mengenai standar pendidikan bagi pejabat publik kembali mencuat. Seorang warga bernama Hanter Oriko Siregar menggugat persyaratan pendidikan yang dinilai terlalu rendah bagi anggota DPR, DPRD, presiden, wakil presiden, hingga kepala daerah. Dalam sidang di Mahkamah Konstitusi (MK) dengan nomor perkara 154/PUU-XXIII/2025, Hanter berargumen bahwa pejabat publik setingkat itu seharusnya minimal berpendidikan sarjana (S1). Hanter […]

expand_less
Skip to toolbar