“Sultan” Kemnaker Diduga Gelontorkan Miliaran Rupiah untuk Mantan Wamenaker
- calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
- visibility 7
- comment 0 komentar

Palembanglipp- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap fakta baru dalam kasus pemerasan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, alias Noel, diketahui memberikan julukan “sultan” kepada Irvian Bobby Mahendro, seorang koordinator di Kemnaker.
Julukan tersebut, menurut Ketua KPK Setyo Budiyanto, diberikan karena Noel menganggap Irvian sebagai sosok yang bergelimang uang di Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwas K3).
KPK menyebut, Noel bahkan secara terang-terangan meminta uang kepada Irvian untuk biaya renovasi rumahnya. Permintaan ini langsung disanggupi oleh Irvian, yang kemudian menyerahkan uang senilai Rp 3 miliar kepada Noel.
“IEG (Immanuel Ebenezer) minta untuk renovasi rumah Cimanggis, IBM (Irvian Bobby Mahendro) kasih Rp 3 M,” ungkap Setyo pada Sabtu (23/8/2025).
Noel dan Irvian merupakan bagian dari 11 tersangka yang sudah ditahan KPK terkait kasus ini. Kasus pemerasan ini telah berlangsung sejak 2019, di mana biaya pengurusan sertifikasi K3 yang seharusnya hanya Rp 275 ribu melonjak drastis menjadi Rp 6 juta.
Dari selisih biaya tersebut, KPK menduga total uang yang mengalir ke sejumlah pihak mencapai Rp 81 miliar.
- Penulis: Admin
Saat ini belum ada komentar