Perumda Tirta Musi Berkomitmen Tingkatkan Layanan, Targetkan Cakupan Air Bersih 100 Persen
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 5
- comment 0 komentar

Palembang – Direktur Utama Perumda Tirta Musi, Ir. Teddy Andrian, ST., IPM, ASEAN Eng, menjalin silaturahmi dengan awak media pada Jumat (10/4/2026) di Gedung Graha Tirta Musi, Kantor Pusat Perumda Tirta Musi Palembang.
Dalam kesempatan tersebut, Teddy menegaskan komitmen Perumda Tirta Musi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Kota Palembang.
“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan maksimal kepada masyarakat. Memang di lapangan masih terdapat kendala, seperti kebocoran pipa maupun kerusakan jalan akibat perbaikan jaringan,” ujarnya.
Ia mencontohkan, kebocoran pipa yang terjadi di kawasan Jalan Sudirman, tepatnya di depan Kodam, disebabkan oleh usia instalasi yang sudah cukup lama. Menurutnya, perbaikan terus dilakukan, namun potensi kebocoran masih dapat terjadi karena kondisi jaringan yang sudah tua.
“Sebagian sudah diperbaiki, tetapi ada juga yang kembali bocor. Ini menjadi tantangan yang terus kami tangani,” jelasnya.
Teddy menambahkan, pihaknya berupaya merespons cepat setiap laporan masyarakat. Jika terdapat gangguan, baik kebocoran maupun aliran air yang terhenti, petugas akan segera turun ke lapangan pada hari yang sama.
Ia juga menjelaskan bahwa gangguan distribusi air tidak hanya disebabkan oleh kerusakan pipa, tetapi juga faktor kelistrikan di instalasi booster PDAM.
“Kadang listrik di wilayah masyarakat hidup, tetapi di booster kami justru padam. Itu menyebabkan distribusi air ikut terganggu,” katanya.
Lebih lanjut, Teddy mengungkapkan bahwa dirinya telah menandatangani perjanjian kinerja dengan Wali Kota Palembang, yang salah satunya menargetkan peningkatan cakupan layanan air bersih.
Saat ini, cakupan layanan Perumda Tirta Musi baru mencapai sekitar 85 persen. Artinya, masih terdapat sekitar 13 persen masyarakat yang belum terlayani dan menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.
“Kami diberi target untuk mempercepat peningkatan cakupan layanan. Dalam 100 hari kerja, kami akan fokus pada langkah-langkah strategis untuk memperluas pelayanan,” ungkapnya.
Untuk mencapai target layanan 100 persen, Teddy mengakui dibutuhkan pendanaan yang tidak sedikit, yakni mencapai ratusan miliar rupiah. Oleh karena itu, pihaknya membuka peluang kerja sama investasi dengan berbagai pihak eksternal.
Selain itu, peningkatan kapasitas produksi air juga menjadi prioritas. Saat ini masih terdapat wilayah yang hanya mendapatkan aliran air selama 4 jam per hari.
“Jangan sampai kita menambah pelanggan baru, tetapi justru menurunkan kualitas layanan pelanggan lama. Target kami adalah meningkatkan pelayanan hingga bisa 24 jam,” tegasnya.
Di sisi lain, Perumda Tirta Musi juga berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi kinerja perusahaan. Target PAD bahkan diharapkan dapat meningkat hingga dua kali lipat.
Namun demikian, Teddy mengakui tantangan dalam penagihan rekening air masih cukup besar. Ia menyebut masih banyak pelanggan yang tidak tertib membayar tagihan.
“Kami mohon dukungan semua pihak, termasuk media, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar tagihan air tepat waktu. Karena jika penagihan tidak optimal, akan berdampak pada operasional perusahaan,” jelasnya.
Saat ini, dari total sekitar 1,8 juta penduduk Kota Palembang, sebanyak 1,5 juta jiwa telah terlayani melalui sekitar 320 ribu sambungan pelanggan.
Ke depan, Perumda Tirta Musi akan fokus pada perbaikan jaringan pipa lama, pembangunan jaringan baru, serta kajian kerja sama dengan pihak ketiga guna mempercepat pencapaian target layanan 100 persen.
- Penulis: Lipp

Saat ini belum ada komentar