Breaking News
light_mode
Trending Tags

PGRI Sumsel Gercep Konsolidasi, Riza Pahlevi Tegaskan Organisasi Harus Kembali ke Tangan Guru

  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 56
  • comment 0 komentar

Palembang – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sumatera Selatan bergerak cepat (gercep) menggelar rapat konsolidasi setelah resmi menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan dari Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI. Pertemuan perdana tersebut berlangsung di Aula SMKN 6 Palembang, Senin (1/6/2026), sebagai langkah awal menyatukan kembali organisasi setelah sempat mengalami kekosongan kepengurusan.

Rapat konsolidasi dihadiri seluruh jajaran pengurus inti sesuai struktur organisasi yang telah ditetapkan pusat. Susunan tersebut terdiri dari Ketua, Wakil Ketua, empat Sekretaris, Wakil Sekretaris, Bendahara, Wakil Bendahara, serta 14 biro yang akan menjadi motor penggerak organisasi. Hadir pula sejumlah perwakilan Badan Kelengkapan Organisasi (BKO) yang nantinya akan dilantik dan dikukuhkan oleh Pengurus Daerah PGRI Sumatera Selatan.

Ketua Mandat PGRI Sumatera Selatan, Riza Pahlevi, menegaskan bahwa pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mengembalikan marwah organisasi sebagai rumah besar para guru. Menurutnya, setelah keluarnya putusan banding pada 4 Mei lalu, PGRI Sumsel harus segera bergerak melakukan konsolidasi agar roda organisasi kembali berjalan normal.

“Setelah tiba di Palembang pukul 10.00 WIB, pukul 11.00 kita langsung bersiap, dan pukul 14.00 WIB kita langsung mengadakan rapat di sini. Tujuannya tidak lain untuk gerak cepat karena secara legalitas kita sudah sangat kuat. Kami langsung menyampaikan SK ini dan berbagi tugas bersama jajaran pengurus,” ujar Riza usai memimpin rapat.

Ia menegaskan, misi utama kepengurusan baru adalah mengembalikan khittah PGRI sebagai organisasi yang benar-benar memperjuangkan kepentingan guru dari berbagai latar belakang, baik guru yang bernaung di bawah Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, sekolah swasta, maupun sekolah negeri.

Menurut Riza, perubahan paradigma menjadi kebutuhan mendesak agar organisasi tidak sekadar menjadi wadah formal, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi para pendidik.

“Misi kita tidak lain bagaimana kita mengurusi guru dari berbagai elemen. Selama ini kesannya guru yang mengurusi pengurus. Sekarang harus dibuktikan bahwa ini adalah organisasi guru. Jangan hanya menempel nama atau tagline saja, tetapi harus membawa manfaat betul dari guru dan untuk guru,” tegasnya.

Lebih lanjut, Riza menyampaikan komitmennya untuk melakukan penataan struktur kepengurusan secara profesional dan proporsional. Ia menilai organisasi pendidikan harus dipimpin oleh sosok-sosok yang memahami dunia pendidikan secara langsung agar kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan para guru di lapangan.

“Ke depan, pengurus itu kita ambil betul-betul dari guru, setidaknya dari kepala sekolah. Jangan sampai diisi oleh pejabat tertentu yang sudah lain konteksnya dengan dunia pendidikan,” katanya.

Melalui rapat konsolidasi ini, seluruh pengurus inti dan biro diberikan tugas dan tanggung jawab yang jelas agar program organisasi dapat segera dijalankan secara efektif. Pembagian tugas tersebut diharapkan mampu mempercepat proses penguatan organisasi sekaligus menjawab berbagai persoalan yang dihadapi guru di Sumatera Selatan.

Dengan semangat baru dan legalitas yang telah kuat, PGRI Sumatera Selatan menargetkan transformasi organisasi yang lebih solid, responsif, dan dekat dengan kebutuhan anggotanya. Kepengurusan baru diharapkan mampu menjadi wadah perjuangan yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan, profesionalisme, serta kualitas pendidikan di Sumatera Selatan.

“PGRI harus kembali menjadi rumah besar guru, dikelola oleh guru, dan bekerja sepenuhnya untuk kepentingan guru,” pungkas Riza.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diarak Pakai Odong-odong, 44 Pasangan di Palembang Ikut Nikah Massal photo_camera 1

    Diarak Pakai Odong-odong, 44 Pasangan di Palembang Ikut Nikah Massal

    • visibility 287
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Suasana penuh kebahagiaan menyelimuti Kota Palembang pada Kamis kemarin (2/10/2025), dengan digelarnya acara nikah massal tahunan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang bekerja sama dengan Pengadilan Agama Kelas I Palembang. Sebanyak 44 pasangan pengantin resmi disahkan pernikahannya, sekaligus mendapatkan kepastian hukum berupa buku nikah yang selama ini dinanti. Mayoritas pasangan yang mengikuti […]

  • Hakim Vonis Penjual Kucing Kuwuk 6 Bulan Penjara di PN Palembang

    Hakim Vonis Penjual Kucing Kuwuk 6 Bulan Penjara di PN Palembang

    • visibility 71
    • 0Komentar

    Palembang – Jual satwa dilindungi terdakwa M Juanda divonis 6 bulan penjara dan denda Rp 100 juta, putusan tersebut dibacakan langsung oleh majelis hakim yang diketuai hakim Kristanto Sahat SH MH, di PN Palembang, Senin (18/5/2026). Majelis hakim menilai perbuatan terdakwa melanggar Pasal 40A ayat (1) huruf d UU RI Nomor 32 tahun 2024 tentang […]

  • Sumsel: Kunjungan Wisatawan Naik, Asosiasi Minta Polisi Wisata Diaktifkan

    Sumsel: Kunjungan Wisatawan Naik, Asosiasi Minta Polisi Wisata Diaktifkan

    • visibility 175
    • 0Komentar

    PALEMBANG, 11 September 2025 — Kunjungan wisatawan ke Sumatera Selatan (Sumsel) meningkat signifikan, baik domestik maupun mancanegara. Peningkatan ini didorong oleh berbagai acara besar dan promosi pariwisata yang gencar. Menyambut baik hal ini, Asosiasi Pariwisata Sumatera Selatan (APSSI) meminta agar Polisi Wisata diaktifkan kembali. Ketua APSSI, Riana Putri, menjelaskan bahwa Polisi Wisata penting untuk menjaga […]

  • Feby Herman Deru: PMR Bukan Sekadar Ekskul, tetapi Garda Terdepan Kemanusiaan

    Feby Herman Deru: PMR Bukan Sekadar Ekskul, tetapi Garda Terdepan Kemanusiaan

    • visibility 45
    • 0Komentar

    Palembang – Peringatan Hari Lahir ke-76 Palang Merah Remaja (PMR) berlangsung khidmat dan meriah melalui apel serta simulasi Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) di SMAN 13 Palembang, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa PMR telah bertransformasi dari kegiatan ekstrakurikuler sekolah menjadi garda terdepan dalam aksi kemanusiaan. Ketua PMI Sumatera Selatan, Feby Herman Deru, dalam […]

  • Kapolda Sumsel Tegaskan Pengamanan Maksimal, Ratusan Ribu Pemudik Melintas Aman di Sumsel

    Kapolda Sumsel Tegaskan Pengamanan Maksimal, Ratusan Ribu Pemudik Melintas Aman di Sumsel

    • visibility 96
    • 0Komentar

    Palembang  — Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026 berjalan optimal sebagai bagian dari operasi nasional Polri dalam mengamankan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Polda Sumsel mencatat lebih dari 329 ribu pergerakan penumpang terlayani aman hanya dalam satu hari, menegaskan kesiapan penuh jajaran kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan […]

  • Akhir Isolasi Saint Helena: Pulau Pengasingan Napoleon Kini Punya Bandara

    Akhir Isolasi Saint Helena: Pulau Pengasingan Napoleon Kini Punya Bandara

    • visibility 213
    • 0Komentar

    Saint Helena, sebuah pulau terpencil yang terletak di tengah Samudra Atlantik Selatan, telah lama dikenal sebagai simbol isolasi global. Selama berabad-abad, pulau ini hanya bisa dijangkau melalui jalur laut, memerlukan waktu tempuh sekitar lima hari perjalanan dari pesisir Afrika. Keterpencilan inilah yang menjadikan Saint Helena terkenal secara historis. Pulau ini adalah lokasi pengasingan terakhir bagi […]

expand_less