Breaking News
light_mode
Trending Tags

Tembus Medan Berat, PLN Hadirkan Listrik 24 Jam untuk 1.396 Rumah Tangga di Pegunungan Arfak, Papua Barat

  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 2
  • comment 0 komentar

Pengunungan Arfak— PT PLN (Persero) berhasil menghadirkan layanan listrik 24 jam penuh bagi 1.396 rumah tangga di empat distrik Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. Upaya tersebut menjadi salah satu wujud nyata pemerataan energi di wilayah pegunungan dengan tantangan geografis yang tidak mudah. Adapun wilayah yang mendapatkan peningkatan pasokan listrik tersebut meliputi Distrik Minyambouw, Taige, Hingk, dan Anggi Gida.

Keberhasilan ini dicapai melalui program Listrik Desa (Lisdes) yang menyasar wilayah terpencil, serta implementasi program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari pemerintah. Tidak hanya meningkatkan keandalan pasokan, sinergi ini juga memberikan akses energi secara gratis bagi keluarga kurang mampu di wilayah tersebut.

Sebelum kehadiran program ini, masyarakat di Distrik Minyambouw hanya menikmati listrik selama 6 jam per hari, sementara warga di distrik lainnya memperoleh pasokan listrik selama 12 jam per hari. Kini, pasokan listrik di distrik tersebut telah menyala 24 jam penuh.

Keberhasilan tersebut disambut antusias oleh masyarakat setempat. Salah seorang warga Distrik Minyambouw, Paulus mengungkapkan rasa syukur atas kerja keras PLN dalam menghadirkan listrik 24 jam di wilayah mereka.

“Kami sangat bersyukur. Listrik 24 jam ini benar-benar kami rasakan manfaatnya. PLN bekerja keras, tanam besi, pasang kabel, dan hari ini hasilnya sudah dinikmati oleh masyarakat,” ujar Paulus.

Anggota Komisi XII DPR RI, Cheroline Chrisye Makalew menyampaikan apresiasi atas realisasi pembangunan infrastruktur kelistrikan ini. Dirinya mengapresiasi komitmen dan sinergi yang kuat antara Kementerian ESDM dan PLN dalam menjawab kebutuhan energi masyarakat di wilayah Papua Barat.

“Di sini saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dirjen Gatrik dan juga kepada PLN atas energi, komitmen, serta kerja keras yang telah dilakukan, sehingga apa yang menjadi usulan kami boleh terealisasi. Hari ini, empat distrik di Kabupaten Pegunungan Arfak sudah bisa menyala 24 jam penuh, dari yang sebelumnya hanya 6 jam dan 12 jam saja,” ujar Cheroline dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di gedung DPR RI di Jakarta, Kamis (4/6).

Lebih lanjut, Cheroline menambahkan bahwa kehadiran listrik 24 jam ini membawa kebahagiaan luar biasa bagi masyarakat setempat. Di samping itu, ia juga berharap agar kolaborasi ini terus berjalan demi menjangkau daerah-daerah terpencil lainnya yang belum mendapatkan keadilan energi.

“Saya mewakili seluruh masyarakat dari Distrik Hingk, Distrik Taige, Distrik Minyambouw, dan juga Distrik Anggi Gida mengucapkan terima kasih banyak karena listrik sudah menyala 24 jam. Kami juga mengapresiasi program BPBL yang benar-benar hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap semoga kolaborasi yang baik ini bisa terus berlanjut, sehingga semakin banyak masyarakat di daerah terpencil dapat menikmati akses listrik yang andal dan berkelanjutan,” lanjut Cheroline.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa kehadiran listrik hingga ke pelosok merupakan bagian dari komitmen nyata PLN dalam mewujudkan pemerataan energi bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“PLN percaya listrik adalah fondasi kemajuan. Karena itu, kami terus menghadirkan akses listrik yang andal hingga ke wilayah-wilayah dengan tantangan geografis paling berat sekalipun. Kehadiran listrik 24 jam di Pegunungan Arfak bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat,” ujar Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan tersebut sukses diselesaikan meskipun harus menghadapi berbagai tantangan medan yang ekstrem di wilayah Pegunungan Arfak.

“Peningkatan jam nyala ini dapat terwujud setelah pembangunan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 23,75 kms dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 21,29 kms yang terhubung ke sistem kelistrikan Anggi. Proses pembangunan dilakukan di wilayah dengan kondisi geografis yang menantang, namun berkat dukungan masyarakat dan pemerintah daerah, pekerjaan dapat diselesaikan sehingga masyarakat kini dapat menikmati listrik selama 24 jam penuh,” ujar Roberth.

PLN terus berkomitmen dalam menghadirkan akses energi yang merata dan berkeadilan hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di seluruh penjuru Indonesia.

*Narahubung*
Gregorius Adi Trianto
Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN
Tlp. 021 7261122
Facs. 021 7227059

 

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gerak Cepat Polda Sumsel, Pelaku Pembunuhan di OKU Ditangkap di Muaro Jambi

    Gerak Cepat Polda Sumsel, Pelaku Pembunuhan di OKU Ditangkap di Muaro Jambi

    • visibility 132
    • 0Komentar

    Palembang – Tim Unit 1 Subdit 3 Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil mengungkap kasus pembunuhan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Pelaku berinisial I.R. (45) ditangkap di Provinsi Jambi setelah sempat kabur usai menganiaya korban hingga meninggal dunia. Peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu, 22 Oktober 2025, sekitar pukul […]

  • Kebakaran Lahan Meluas, Hutan Lindung di Muba Terbakar

    Kebakaran Lahan Meluas, Hutan Lindung di Muba Terbakar

    • visibility 183
    • 0Komentar

    Musi Banyuasin, Sumatera Selatan – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan. Sekitar 5 hektare hutan lindung di Kecamatan Bayung Lencir ludes terbakar pada 23 Agustus 2025. Kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh musim kemarau ekstrem dan aktivitas pembakaran lahan ilegal. Upaya Pemadaman dan Dampaknya Petugas dari Badan […]

  • Total Ada 80 Siswa Dari SDN 5 dan SMPN 1 di Pedamaran OKI yang Diduga Keracunan MBG, Mual Hingga Muntah

    Total Ada 80 Siswa Dari SDN 5 dan SMPN 1 di Pedamaran OKI yang Diduga Keracunan MBG, Mual Hingga Muntah

    • visibility 149
    • 0Komentar

    Puluhan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, menjadi korban keracunan massal. Peristiwa ini diduga kuat dipicu oleh program makanan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan kepada mereka. Menanggapi kejadian darurat ini, jajaran pemerintah Kabupaten OKI bergerak cepat dengan meninjau langsung kondisi para korban. […]

  • Polrestabes Palembang Bongkar Tiga Kasus Narkoba Beruntun, Sabu dan Ganja Sintetis Disita

    Polrestabes Palembang Bongkar Tiga Kasus Narkoba Beruntun, Sabu dan Ganja Sintetis Disita

    • visibility 41
    • 0Komentar

    Palembang — Satresnarkoba Polrestabes Palembang membongkar tiga kasus peredaran narkotika di tiga lokasi berbeda dalam waktu kurang dari 36 jam, pada 12–14 Maret 2026. Dalam operasi beruntun tersebut, polisi menangkap tiga tersangka dari latar belakang berbeda, yakni seorang ibu rumah tangga, seorang buruh harian, dan seorang pelajar. Dari ketiga kasus itu, polisi menyita dua jenis […]

  • Operasi Patuh Musi 2026 Siap Digelar, Polda Sumsel Perkuat Strategi Menekan Pelanggaran dan Fatalitas Kecelakaan

    Operasi Patuh Musi 2026 Siap Digelar, Polda Sumsel Perkuat Strategi Menekan Pelanggaran dan Fatalitas Kecelakaan

    • visibility 1
    • 0Komentar

    Palembang — Polda Sumatera Selatan mematangkan seluruh aspek kesiapan pelaksanaan Operasi Patuh Musi 2026 melalui kegiatan Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang digelar di Ruang Rapat Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel, Jumat, 5 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh personel memahami pola bertindak, sasaran operasi, serta strategi pengamanan lalu lintas yang akan […]

  • Mario Dandy Satriyo Raih Remisi 6 Bulan dalam Rangka HUT RI ke-80, Tuai Polemik di Masyarakat

    Mario Dandy Satriyo Raih Remisi 6 Bulan dalam Rangka HUT RI ke-80, Tuai Polemik di Masyarakat

    • visibility 166
    • 0Komentar

    JAKARTA – Terpidana kasus penganiayaan berat berencana, Mario Dandy Satriyo, mendapatkan remisi atau pengurangan masa hukuman selama enam bulan. Pemberian remisi ini diberikan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia. Keputusan ini sontak menimbulkan gelombang protes dan perdebatan sengit di berbagai kalangan masyarakat, khususnya di media sosial. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, […]

expand_less