Breaking News
light_mode
Trending Tags

Hadir di Universitas Sriwijaya, Gita Wirjawan x Luky A. Yusgiantoro Berikan Materi pada Kuliah Umum Hulu Migas SKK Migas – KKKS Wilayah Sumsel

  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
  • visibility 18
  • comment 0 komentar

Palembang – Memperkenalkan industri hulu migas kepada mahasiswa/i serta civitas akademika, bertempat di Aula Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya, SKK Migas – KKKS Wilayah Sumatera Selatan laksanakan Kuliah Umum Akbar dengan melibatkan hampir 700 peserta dari 4 Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di Sumatera Selatan, Rabu (26/08).

Mengangkat tema “Leadership & Collaboration” kegiatan ini memberikan penjelasan yang sangat informatif terkait A to Z hulu migas, kebijakan dan aturan serta gambaran kondisi geopolitik energi kepada seluruh peserta.

Gita Wirjawan yang menjadi salah satu narasumber menyebutkan bahwa dalam perkembangan saat ini para mahasiswa harus melek teknologi, harus mampu memahami gejolak serta kondisi geopolitik dan diharapkan dapat berpikir lebih visioner untuk bisa menguasai wawasan yang akan dibutuhkan dalam industri pada masa yang akan datang. “Para mahasiswa saat ini harus mau belajar lebih luas, lebih kritis dan memahami secara gamblang apa sebetulnya yang dibutuhkan industri pada masa yang akan datang,” ungkapnya. “Mahasiswa yang kemudian akan mengepakkan sayap belajar hingga keluar negeri, diharapkan mau untuk kembali dan memanfaatkan ilmunya bagi perkembangan serta kemajuan daerah asal,” lanjut Gita.

Namun demikian, ia juga menyampaikan bahwa untuk dapat mewujudkan SDM yang brilian kembali ke daerah asal dan mengembangkan kemapuannya setelah belajar banyak selama pendidikan maka dibutuhkan dukungan secara regulasi dan dukungan insentif yang sesuai sebagai bagian dari kepedulian dan apresiasi terhadap pencapaian SDM brilian tersebut.

Selain itu, host of endgame ini juga menjelaskan bahwa baik para civitas akademika maupun pelaku industri hulu migas juga harus memiliki kesadaran yang lebih tinggi bahwa negara kita sangat membutuhkan pendapatan melalui investasi. Untuk itu, dikatakannya agar semua segmentasi masyarakat dapat menjaga iklim investasi yang ada agar berjalan dengan baik dan lancar. “Kita harus menjaga bersama beberapa hal untuk menjaga hal ini diantaranya dengan Penegakan hukum yang benar-benar berdiri tegak, peningkatan kapasitas transplasi dari ketidakpastian ke resiko,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris SKK Migas, Luky A. Yusgiantoro dalam sesinya sebagai narasumber, menjelaskan banyak hal terkait gambaran kegiatan hulu migas. Ia menyampaikan capaian-capaian, upaya, tantangan hingga target industri hulu migas yang terus beroperasi untuk ketahanan energi nasional.

“Pengelolaan industri hulu migas masih dalam kendali negara sementara operasional dilakukan oleh KKKS, target yang dititipkan kepada kami membutuhkan kolaborasi dan sinergi antar semua pihak” ungkap Luky. Ia juga menjelaskan bahwa apa yang dilakukan oleh industri hulu migas adalah tugas yang dijalankan untuk memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. “Tidak hanya fokus pada kegiatan operasional, tapi industri hulu migas juga memberikan efek berganda bagi masyarakat, dengan tujuan agar masyarakat dapat merasakan langsung efek adanya kegiatan hulu migas di sekitar mereka,” lanjut Luky.

Luky juga menyampaikan bahwa kolaborasi yang disiplin, terstruktur, dan berorientasi hasil adalah kunci untuk mencapai ketahanan energi, mewujudkan kesejahteraan dan menjaga keberlanjutan bagi generasi mendatang.

Menanggapi pertanyaan peserta terkait kesempatan untuk berkarir di Industri Migas, Tokoh yang telah 20 tahun lebih berkecimpung di industri migas dan energi ini memberikan motivasi besar kepada para peserta untuk dapat mendalami ilmu yang dipelajari saat masa perkuliahan karena di masa mendatang generasi inilah yang akan mengisi industri migas Indonesia. “Migas ini membutuhkan SDM multi disiplin, hampir semua keilmuan ada di industri ini, sehingga tidak berfokus kepada satu keilmuan saja,” jelasnya. Selanjutnya ia juga menyampaikan agar mahasiswa/i dapat terus mengembangkan talenta, ilmu dan inovasi keilmuan sebagai bekal untuk kehidupan di masa mendatang.

Rangkaian paparan materi yang dimoderatori oleh Sr. Manager PEP Prabumulih Field M. Lutfi berjalan interaktif dan menarik serta dihadiri pula oleh Wakil Rektor 1 Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Ir. Rujito Agus Suwignyo, M.Agr, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Bambang Dwi Djanuarto.

  • Penulis: Lipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Sumsel Terima Audiensi IPNU, Siap Jadi Tuan Rumah Kongres

    Sekda Sumsel Terima Audiensi IPNU, Siap Jadi Tuan Rumah Kongres

    • visibility 174
    • 0Komentar

    Palembang – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), H. Edward Candra, menerima audiensi dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di ruang tamu Sekda Sumsel, Jumat (22/08/2025). Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi strategis terkait sejumlah agenda penting organisasi.Dalam pertemuan tersebut, Pimpinan Wilayah IPNU Sumsel melaporkan hasil Konferensi Wilayah (Konferwil) yang baru saja […]

  • 11 Tahun DPO Kasus Pembunuhan, Pria ini Malah Jadi Anggota DPRD

    11 Tahun DPO Kasus Pembunuhan, Pria ini Malah Jadi Anggota DPRD

    • visibility 187
    • 0Komentar

    KENDARI – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) akhirnya menetapkan Litao alias La Lita, seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Wakatobi, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan yang terjadi 11 tahun lalu. Penetapan ini, yang tertuang dalam surat resmi bernomor TAP/126/VIII/RES.1.7/2025, menandai babak baru dalam kasus yang telah lama mangkrak. Kronologi Kasus […]

  • Kejati Sumsel Tetapkan 6 Tersangka Kasus Mega Korupsi Kredit Bank BUMN, Kerugian Negara Capai Rp 1,183 Triliun

    Kejati Sumsel Tetapkan 6 Tersangka Kasus Mega Korupsi Kredit Bank BUMN, Kerugian Negara Capai Rp 1,183 Triliun

    • visibility 247
    • 0Komentar

    Kejati Sumsel Tetapkan 6 Tersangka Kasus Mega Korupsi Kredit Bank BUMN, Kerugian Negara Capai Rp 1,183 Triliun PALEMBANG, — Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) kembali mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi skala besar yang melibatkan pemberian fasilitas pinjaman atau kredit dari salah satu bank plat merah kepada dua perusahaan, yakni PT BSS […]

  • Gubernur Sumsel Dukung Proses Hukum Kasus Kekerasan terhadap Dokter di RSUD Sekayu

    Gubernur Sumsel Dukung Proses Hukum Kasus Kekerasan terhadap Dokter di RSUD Sekayu

    • visibility 167
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Agus Fatoni menegaskan dukungan penuh terhadap proses hukum yang tengah berjalan terkait kasus kekerasan yang dialami seorang dokter muda di RSUD Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Insiden ini terjadi saat korban sedang bertugas dan diduga dilakukan oleh keluarga pasien. Agus Fatoni menyatakan bahwa tindakan kekerasan terhadap tenaga medis, siapa […]

  • MengEMASkan Indonesia, Pegadaian Kukuhkan Posisi Pelopor Bank Emas

    MengEMASkan Indonesia, Pegadaian Kukuhkan Posisi Pelopor Bank Emas

    • visibility 59
    • 0Komentar

    Jakarta – PT Pegadaian kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan tertinggi “Best of the Best” dalam ajang BUMN Entrepreneurial Marketing Awards (BEMA) 2026. Selain itu, Pegadaian juga berhasil memenangkan sejumlah kategori, yakni Key Elements of Marketing, Tech-Marketing, dan Entrepreneurial Marketing. Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas keberhasilan Pegadaian dalam menghadirkan strategi pemasaran yang inovatif, adaptif, […]

  • Kecelakaan Maut, Minibus Serempet Motor, Bocah Meninggal Terlindas Truk

    Kecelakaan Maut, Minibus Serempet Motor, Bocah Meninggal Terlindas Truk

    • visibility 205
    • 0Komentar

    Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Sekayu-Lubuk Linggau, tepatnya di Desa Ulak Paceh, Kabupaten Musi Banyuasin, pada Minggu (7/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa ini melibatkan tiga kendaraan dan mengakibatkan satu korban jiwa. Kecelakaan bermula saat sebuah minibus yang tidak diketahui identitasnya melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Sekayu. Minibus tersebut […]

expand_less