Breaking News
light_mode
Trending Tags

Barracuda Lindas Ojol, Mahfud MD: Pejabat Korup Yang Salah 

  • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
  • visibility 121
  • comment 0 komentar

JAKARTA – Insiden bentrokan antara massa demonstran dan aparat, yang viral setelah sebuah kendaraan Baracuda menabrak pendemo, menjadi sorotan tajam.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Mahfud MD, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, menyerukan agar publik melihat peristiwa ini dengan jernih, tanpa menyalahkan salah satu pihak.

Menurutnya, akar masalah sesungguhnya terletak pada pejabat-pejabat korup yang mempraktikkan “serakahnomics”. Mahfud menjelaskan bahwa pendemo yang turun ke jalan tidak bisa sepenuhnya disalahkan atau ditindak secara represif.

“Mereka yang demo dan marah-marah tak bisa disalahkan… karena mereka menyampaikan aspirasi dalam penegakan keadilan,” tulisnya. Ia menegaskan, aksi tersebut merupakan penggunaan hak konstitusional warga negara.

Di sisi lain, Mahfud juga mengajak publik untuk berempati terhadap personel aparat di lapangan. Ia menyebut mereka sebagai pihak yang patut dikasihani.

“Mereka itu mungkin panik karena terjepit,” ujarnya. Kondisi dilematis yang dialami aparat di mana mereka bisa disalahkan atasan jika tidak tegas, tetapi berhadapan langsung dengan rakyat jika terlalu represif menjadi poin penting dalam pandangannya.

Lebih lanjut, Mahfud menekankan bahwa pemicu utama dari bentrokan ini bukanlah benturan antara aparat dan rakyat, melainkan ulah para pejabat yang korup.

“Yang salah adalah pejabat-pejabat korup yang memainkan politik dan ekonomi yang serakahnomics. Itu biang utamanya,” tegasnya. Ia mengimbau agar kedua pihak aparat di lapangan dan rakyat yang menuntut keadilan tidak dibenturkan satu sama lain.

Di tengah situasi yang tegang, Mahfud juga memberikan pesan pribadi yang relevan. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. “Kendorkan saraf, kencangkan urat, sehatkan badan,” tulisnya, mengingatkan bahwa akal yang sehat ada di tubuh yang sehat.

Pesan ini ia sampaikan setelah berolahraga pagi di Lapangan Banteng, di mana ia mengaku bertemu dan berdiskusi ringan dengan kawan-kawan lama dari TNI, POLRI, serta berbagai profesional.

Ia juga sempat menyapa dan berfoto dengan warga, termasuk ibu-ibu dan pedagang kerak telor serta bunga, menunjukkan sisi humanis dalam interaksi sehari-hari.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Lakukan Pelanggaran Berat, Bendahara Protokol Pemkot Palembang Dijatuhi Hukuman Disiplin

    Diduga Lakukan Pelanggaran Berat, Bendahara Protokol Pemkot Palembang Dijatuhi Hukuman Disiplin

    • visibility 120
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Seorang oknum bendahara di bagian protokol Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berinisial S, dijatuhi hukuman disiplin berat oleh Inspektorat Daerah Kota Palembang. Hukuman ini diberikan setelah Inspektorat menemukan adanya pelanggaran berat terkait pengelolaan keuangan pada tahun anggaran 2024. Kepala Inspektorat Daerah Kota Palembang, Nona, dalam keterangan persnya, Senin (18/08/25), menjelaskan bahwa temuan ini berawal […]

  • Cak Imin Pastikan Program MBG Tidak Akan Dihentikan

    Cak Imin Pastikan Program MBG Tidak Akan Dihentikan

    • visibility 134
    • 0Komentar

    Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menegaskan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) akan terus berlanjut. Melansir Kompas.com, Pernyataan ini disampaikan Cak Imin untuk menepis isu yang beredar mengenai penghentian program tersebut. “Tidak ada rencana penyetopan, saya belum mendengar,” ucap Cak Imin saat ditemui di Kantor DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jakarta […]

  • Waduh! Habiskan Dana Rp500 Juta dari ATM Majikan, Eks Sopir Dijatuhi 4 Tahun Penjara

    Waduh! Habiskan Dana Rp500 Juta dari ATM Majikan, Eks Sopir Dijatuhi 4 Tahun Penjara

    • visibility 80
    • 0Komentar

    Palembang – Dua terdakwa kasus pencurian uang milik majikan melalui kartu ATM atas nama korban Norma Siregar, yakni Bayu Ardiansyah dan rekannya, Yogi Esmemet, akhirnya menerima vonis majelis hakim dengan hukuman berbeda. Dalam putusan tersebut, Yogi dijatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan penjara, sedangkan Bayu divonis lebih berat, yakni 4 tahun penjara. Amar putusan dibacakan […]

  • Anggota DPR Dapat Tunjangan Perumahan Rp50 Juta, Pengganti Rumah Dinas Kalibata

    Anggota DPR Dapat Tunjangan Perumahan Rp50 Juta, Pengganti Rumah Dinas Kalibata

    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengonfirmasi bahwa anggota DPR kini menerima tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta per bulan. Tunjangan ini diberikan sebagai kompensasi atas penghapusan fasilitas rumah dinas yang sebelumnya tersedia di Kompleks Kalibata, Jakarta. Mengutip dari Tribunnews .com, Dasco menjelaskan, penetapan angka tersebut merupakan hasil perhitungan langsung dari Kementerian Keuangan […]

  • Cita Rasa Rempah Muba Pikat Pengunjung, PKK Muba Optimis Raih Juara

    Cita Rasa Rempah Muba Pikat Pengunjung, PKK Muba Optimis Raih Juara

    • visibility 89
    • 0Komentar

    Tim PKK Muba Tampil Memukau di Lomba Masak Rempah Sumsel, Bupati Toha Beri Dukungan Penuh Palembang- Perpaduan kreativitas, rasa, dan budaya lokal menjadi senjata Tim PKK Kabupaten Muba dalam Lomba Masak Rempah se-Sumsel. Didampingi langsung oleh Bupati HM Toha Tohet dan Ketua TP PKK Hj. Fatimah Toha, mereka optimis dan siap membawa pulang prestasi terbaik […]

  • Dari ChatGPT ke Kursi PM: Kisah Unik Sushila Karki Pimpin Nepal

    Dari ChatGPT ke Kursi PM: Kisah Unik Sushila Karki Pimpin Nepal

    • visibility 151
    • 0Komentar

    Pada hari Jumat, 12 September 2025, Nepal mencatatkan sejarah baru dengan dilantiknya Sushila Karki sebagai Perdana Menteri interim. Kaki, yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua Mahkamah Agung Nepal, menjadi perempuan pertama yang memimpin negara itu. Pelantikannya ini merupakan hasil dari kesepakatan antara Presiden Nepal, Ram Chandra Poudel, dan para pemimpin demonstrasi antikorupsi yang telah mengguncang negara […]

expand_less
Skip to toolbar