Breaking News
light_mode
Trending Tags

Kasus Keracunan MBG Bandung Barat: Nitrit Tinggi Ditemukan, 1.315 Korban

  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 230
  • comment 0 komentar

Kabar buruk menerpa Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 1.315 orang di Bandung Barat mendadak lemas dan sesak napas, menderita keracunan massal.

Misteri penyebabnya akhirnya terungkap: bukan kuman, melainkan nitrit yang berbahaya.

Melansir Pontianak_post, Tim BGN, yang dipimpin oleh Karimah Muhammad, menemukan jejak nitrit “super tinggi” dalam sisa melon dan lotek yang disajikan.

Kadarnya mencapai 3,9 mg/L, jauh di atas batas aman. Muhammad menjelaskan bahwa nitrit menyerang hemoglobin, membuat darah kesulitan mengangkut oksigen, sehingga korban jatuh lemas dan sesak.

Tim investigasi memastikan bahwa tidak ada racun lain seperti sianida, logam berat, atau bakteri patogen yang terlibat. Ini adalah murni kejahatan nitrit.

Namun, masalahnya tak berhenti pada makanan. Ombudsman RI juga menemukan bahwa program MBG berlumuran maladministrasi, mulai dari prosedur yang salah hingga penundaan. Program ini baru berhasil menyentuh 26,7 persen penerima manfaat yang ditargetkan (dari 82,9 juta).

Menanggapi rentetan masalah ini, Kepala BGN, Dadan Hindayana, berjanji untuk “membersihkan rumah” secara menyeluruh, memastikan data, pengawasan, dan tata kelola MBG menjadi lebih transparan dan berfungsi efektif.

Nitrit (NO_2^-) adalah senyawa kimia yang tersusun dari satu atom nitrogen dan dua atom oksigen. Senyawa ini seringkali menjadi perhatian karena memiliki dua peran, yaitu sebagai zat yang berguna dan sebagai racun yang berbahaya bagi kesehatan jika kadarnya tinggi.

Ketika tubuh mengonsumsi nitrit dalam konsentrasi yang sangat tinggi (melebihi batas aman), seperti kasus keracunan massal, nitrit dapat menyebabkan kondisi serius yang disebut Methemoglobinemia.

Nitrit berbahaya jika kadarnya terlalu tinggi karena mengganggu fungsi darah dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Dalam konteks makanan, peningkatan kadar nitrit sering terjadi akibat kontaminasi bakteri yang mengubah nitrat alami (yang tidak berbahaya) menjadi nitrit (yang beracun) karena penyimpanan yang salah atau kurang higienis.

  • Penulis: Palembanglipp

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Roadshow Pintar Reksa Dana di Palembang, OJK dan APRDI Dorong Literasi Investasi Serta Penguatan Kewirausahaan Muda

    Roadshow Pintar Reksa Dana di Palembang, OJK dan APRDI Dorong Literasi Investasi Serta Penguatan Kewirausahaan Muda

    • visibility 68
    • 0Komentar

    Palembang – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terusmemperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melaluipenyelenggaraan Roadshow PINTAR Reksa Dana di Kota Palembang sebagai bagian dari rangkaian pre-event PekanReksa Dana 2026 dan kampanye nasional #ReksaDanaAja. Kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan AsosiasiPelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) tersebutdilaksanakan di Kantor OJK Provinsi Sumatera Selatan denganmelibatkan insan media […]

  • Herman Deru Resmikan CFD Jembatan Ampera, Ajak Masyarakat Bangun Budaya Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan

    Herman Deru Resmikan CFD Jembatan Ampera, Ajak Masyarakat Bangun Budaya Hidup Sehat dan Peduli Lingkungan

    • visibility 42
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru secara resmi melaunching Car Free Day (CFD) di kawasan Jembatan Ampera, Minggu (14/6/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1343 Kota Palembang. Peluncuran CFD tersebut menghadirkan ruang publik baru yang sehat, aman, dan produktif bagi masyarakat sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat budaya […]

  • Viral, Bassist .Feast Tegur Aparat yang Diduga Pukuli Penonton di Konser RI Fest 2025

    Viral, Bassist .Feast Tegur Aparat yang Diduga Pukuli Penonton di Konser RI Fest 2025

    • visibility 220
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di panggung Ruang Indonesia Festival (RI Fest) 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Sabtu malam, 16 Agustus 2025. Bassist band .Feast, Fadli Fikriawan atau yang akrab disapa Awan, secara langsung menegur oknum aparat yang diduga melakukan tindakan represif terhadap seorang penonton. Kejadian ini terekam dalam video yang viral di […]

  • PPDB SMPN 25 Palembang Disorot: Kepsek Bungkam, Tanggung Jawab Dilempar ke Konveksi

    PPDB SMPN 25 Palembang Disorot: Kepsek Bungkam, Tanggung Jawab Dilempar ke Konveksi

    • visibility 48
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Dugaan praktik komersialisasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) mencuat di SMP Negeri 25 Palembang. Isu penjualan map dan materai kepada calon siswa baru berbuntut panjang setelah Kepala Sekolah bungkam dan melempar tanggung jawab kepada pihak konveksi. Meski PPDB negeri wajib gratis dan bebas pungutan, orang tua calon siswa mengaku diminta membeli kelengkapan […]

  • Gubernur Herman Deru: Rekonstruksi Jembatan Muara Lawai Bukti Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

    Gubernur Herman Deru: Rekonstruksi Jembatan Muara Lawai Bukti Kolaborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

    • visibility 175
    • 0Komentar

    Lahat – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) @hermanderu67 menegaskan bahwa pembangunan kembali Jembatan Muara Lawai di Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan dunia usaha. Hal ini disampaikannya saat menghadiri penandatanganan berita acara kesepakatan rekonstruksi jembatan tersebut, Sabtu (30/8/2025). Menurut Herman Deru, respons cepat Asosiasi Pertambangan Batubara Sumsel patut diapresiasi karena […]

  • Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Tersangka, Google Angkat Tangan

    Kasus Korupsi Chromebook: Nadiem Makarim Tersangka, Google Angkat Tangan

    • visibility 193
    • 0Komentar

    Jakarta – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook senilai Rp9,3 triliun. Nadiem menjadi satu dari lima tersangka yang dijerat Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait proyek digitalisasi pendidikan tahun 2019-2022. Kronologi dan Tuduhan Kejagung menduga Nadiem Makarim memerintahkan bawahannya untuk menyusun spesifikasi yang […]

expand_less