Barracuda Lindas Ojol, Mahfud MD: Pejabat Korup Yang Salah
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 16
- comment 0 komentar

JAKARTA – Insiden bentrokan antara massa demonstran dan aparat, yang viral setelah sebuah kendaraan Baracuda menabrak pendemo, menjadi sorotan tajam.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Mahfud MD, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, menyerukan agar publik melihat peristiwa ini dengan jernih, tanpa menyalahkan salah satu pihak.
Menurutnya, akar masalah sesungguhnya terletak pada pejabat-pejabat korup yang mempraktikkan “serakahnomics”. Mahfud menjelaskan bahwa pendemo yang turun ke jalan tidak bisa sepenuhnya disalahkan atau ditindak secara represif.
“Mereka yang demo dan marah-marah tak bisa disalahkan… karena mereka menyampaikan aspirasi dalam penegakan keadilan,” tulisnya. Ia menegaskan, aksi tersebut merupakan penggunaan hak konstitusional warga negara.
Di sisi lain, Mahfud juga mengajak publik untuk berempati terhadap personel aparat di lapangan. Ia menyebut mereka sebagai pihak yang patut dikasihani.
“Mereka itu mungkin panik karena terjepit,” ujarnya. Kondisi dilematis yang dialami aparat di mana mereka bisa disalahkan atasan jika tidak tegas, tetapi berhadapan langsung dengan rakyat jika terlalu represif menjadi poin penting dalam pandangannya.
Lebih lanjut, Mahfud menekankan bahwa pemicu utama dari bentrokan ini bukanlah benturan antara aparat dan rakyat, melainkan ulah para pejabat yang korup.
“Yang salah adalah pejabat-pejabat korup yang memainkan politik dan ekonomi yang serakahnomics. Itu biang utamanya,” tegasnya. Ia mengimbau agar kedua pihak aparat di lapangan dan rakyat yang menuntut keadilan tidak dibenturkan satu sama lain.
Di tengah situasi yang tegang, Mahfud juga memberikan pesan pribadi yang relevan. Ia mengajak semua pihak untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. “Kendorkan saraf, kencangkan urat, sehatkan badan,” tulisnya, mengingatkan bahwa akal yang sehat ada di tubuh yang sehat.
Pesan ini ia sampaikan setelah berolahraga pagi di Lapangan Banteng, di mana ia mengaku bertemu dan berdiskusi ringan dengan kawan-kawan lama dari TNI, POLRI, serta berbagai profesional.
Ia juga sempat menyapa dan berfoto dengan warga, termasuk ibu-ibu dan pedagang kerak telor serta bunga, menunjukkan sisi humanis dalam interaksi sehari-hari.
- Penulis: Palembanglipp
- Sumber: Instagram @mohmahfudmd
Saat ini belum ada komentar