Breaking News
light_mode
Trending Tags

Uang Saku 13 Juta Perhari, Kanker Anggota Dewan Keluar Negeri Terancam di Hapus

  • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
  • visibility 176
  • comment 0 komentar

Setelah gelombang demonstrasi dan kritik publik yang memanas, Presiden Prabowo Subianto mengambil sikap tegas terkait anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Presiden menyatakan akan ada evaluasi serius terhadap sejumlah kebijakan dewan, terutama terkait tunjangan dan perjalanan dinas ke luar negeri yang selama ini jadi sorotan.

Langkah ini mendapat sambutan baik dari berbagai kalangan. Salah satunya dari Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi.

Uchok berpendapat bahwa program kunjungan kerja (kunker) ke luar negeri sebaiknya dihapus total. Menurutnya, program ini tidak memberikan dampak signifikan, namun justru membebani anggaran negara yang berasal dari uang rakyat.

“Anggaran boros DPR seperti kunjungan kerja ke luar negeri, memang sebaiknya dihapus saja. Dari dulu sudah banyak dikritik, tapi tetap saja dijalankan,” ujar Uchok. “Ingat, anggaran DPR itu berasal dari pajak, keringat rakyat.”

Kritik ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 32 Tahun 2025, uang harian perjalanan dinas bagi anggota DPR ke luar negeri terbilang fantastis.

Setiap anggota bisa menerima uang saku antara $347 hingga $792 per hari, atau setara Rp5,7 juta hingga Rp13 juta per orang per hari (dengan kurs Rp16.400 per USD).

Sebagai gambaran, uang harian untuk kunjungan kerja ke Inggris mencapai $792 (sekitar Rp13 juta). Sementara itu, ke Amerika Serikat sekitar $659 (sekitar Rp10,8 juta), Korea Selatan $494 (sekitar Rp8,1 juta), Afrika Selatan $440 (sekitar Rp7,2 juta), dan Malaysia $420 (sekitar Rp7 juta).

Angka-angka ini belum termasuk biaya transportasi, penginapan, uang representasi, dan biaya lainnya yang juga ditanggung oleh negara.

Wacana evaluasi ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk mereformasi tata kelola anggaran DPR agar lebih transparan, akuntabel, dan benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guncang Dunia Kerja: Unilever Pangkas 7.500 Karyawan

    Guncang Dunia Kerja: Unilever Pangkas 7.500 Karyawan

    • visibility 206
    • 0Komentar

    London – Raksasa produk konsumen global, Unilever, mengumumkan langkah restrukturisasi besar-besaran dengan memangkas 7.500 karyawan secara global. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari strategi efisiensi untuk mendongkrak kinerja perusahaan setelah serangkaian hasil yang dianggap mengecewakan. Pemangkasan ini, yang merupakan salah satu langkah paling signifikan dalam sejarah perusahaan, juga disertai dengan perombakan jajaran manajemen. Sebelumnya, pada […]

  • Kapolda Sumsel Hadir di Rakor Nasional Ketupat 2026, Sumsel Siap Amankan Arus Mudik Idul Fitri

    Kapolda Sumsel Hadir di Rakor Nasional Ketupat 2026, Sumsel Siap Amankan Arus Mudik Idul Fitri

    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jakarta  — Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menghadiri secara langsung Rapat Koordinasi Lintas Sektoral (Rakor Linsek) Bidang Operasional Kesiapan Operasi Ketupat 2026 yang dipimpin Kapolri di STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Senin (2/3/2026). Sementara itu, Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P. bersama para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumsel […]

  • Perundungan Brutal di SMK Cikarang: Pelajar Kelas 10 Patah Rahang

    Perundungan Brutal di SMK Cikarang: Pelajar Kelas 10 Patah Rahang

    • visibility 169
    • 0Komentar

    Seorang siswa kelas 10 di SMK Negeri Cikarang Barat, yang diidentifikasi dengan inisial AAI (16), menjadi korban perundungan brutal oleh kakak kelasnya. Akibatnya, rahang kiri AAI patah dan ia kini hanya bisa mengonsumsi makanan cair melalui selang dari hidung. Menurut kesaksian Indra Prahasta (41), ayah korban, peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (2/9) sekitar pukul […]

  • Diskusi AJI Palembang Bahas Keselamatan Jurnalis, Hak Jawab hingga Perlindungan Hukum Pers

    Diskusi AJI Palembang Bahas Keselamatan Jurnalis, Hak Jawab hingga Perlindungan Hukum Pers

    • visibility 27
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Aliansi Jurnalis Independen Kota Palembang menggelar diskusi terbuka bertajuk “Keselamatan Jurnalis, Sengketa Pers dan Pentingnya Berserikat” di Kopi Lawas, Minggu (17/5/2026). Kegiatan tersebut diikuti jurnalis, organisasi media, mahasiswa, pegiat media, hingga masyarakat umum di Sumatera Selatan. Diskusi digelar sebagai ruang berbagi pengetahuan terkait keselamatan kerja jurnalis, perlindungan hukum pers, hingga mekanisme penyelesaian sengketa […]

  • Herman Deru Prioritaskan Infrastruktur Dasar, Resmikan Jembatan Penghubung Senilai Hampir Rp5 Miliar di OKI

    Herman Deru Prioritaskan Infrastruktur Dasar, Resmikan Jembatan Penghubung Senilai Hampir Rp5 Miliar di OKI

    • visibility 10
    • 0Komentar

    OKI – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dr. H. Herman Deru, meresmikan jembatan penghubung di Desa Ulak Jermun, Kecamatan SP Padang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (14/6/2026). Peresmian tersebut dilakukan usai menempuh perjalanan darat bersama puluhan anggota komunitas kendaraan listrik. Pembangunan jembatan senilai hampir Rp5 miliar itu merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel dalam […]

  • Opini: Pimpinan Tertinggi Turun ke Lapangan, Pencitraan atau Sinyal Sistem Birokrasi yang Macet?

    Opini: Pimpinan Tertinggi Turun ke Lapangan, Pencitraan atau Sinyal Sistem Birokrasi yang Macet?

    • visibility 164
    • 0Komentar

    Fenomena pimpinan tertinggi negara atau daerah yang kerap kali turun langsung ke lapangan (blusukan) selalu memicu perdebatan publik: apakah ini murni pencitraan untuk mendulang popularitas, atau justru indikasi serius bahwa sistem birokrasi dan pelaporan di bawahnya tidak berjalan efektif? Secara realistis, tindakan ini adalah perpaduan dari keduanya, namun dengan bobot yang berbeda tergantung pada intensi […]

expand_less